Festival Sastra Internasional Gunung Bintan 2024, Kembangkan Sastra Mancanegara

- Jurnalis

Kamis, 12 September 2024 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Panitia FSIGB Datuk Rida K Liamsi

Ketua Panitia FSIGB Datuk Rida K Liamsi

EVENT sastra berkelas internasional yang biasa digelar, kembali dilaksanakan di kepulauan Bintan.

Kegiatan sastra diberi nama Festival Sastra Internasional Gunung Bintan 2024 atau disingkat FSIGB itu selalu dinanti-nantikan para sastrawan atau penyair dari seluruh dunia.

Ketua Panitia FSIGB Datuk Rida K Liamsi, mengatakan bahwa penyelenggaraan FSIGB tahun ini sangat membanggakannya. Sebab, kata Datuk Rida, selain para penyair nasional, teman-teman sastrawan dari berbagai negara ASEAN dan sastrawan mancanegara.

Menurut Rida, kegiatan itu merupakan cermin bagi pengembangan sastra nasional dan internasional. “Selain menggelar pertunjukan seni, kita juga mengadakan diskusi sastra, serta peluncuran buku karya penyair yang lolos kurasi,” jelas Rida kepada media ini, Kamis, 12 September 2024.

Para sastrawan dan penyair yang menyemarakkan acara itu, imbuhnya, diajak mengunjungi lokasi bersejarah budaya, atau perkembangan sastra di kepulauan setempat.

Baca Juga:  Pergelaran Puisi Negeri Retak, Ditampilkan di Purawisara Amphitheater Malioboro

“Tapi yang penting adalah membangun silaturahim antar sesama seniman dan sastrawan yang hadir,” ujar Datuk Rida K Liamsi, tersenyum.

Sementara itu, penyair Bengkulu yang antologinya bertajuk ‘Dari Awal Sebelum Akhir Kenangan’ yang berisi 46 puisi terbitan Taresia, Merawati May menyatakan gembira atas lolosnya buku antologinya.

“Setidaknya saya bisa tampil mendampingi penyair terkemuka dari berbagai daerah dan sastrawan mancanegara,” kata Merawati May saat diwawancarai media ini.

Paling tidak, kata May, sebagai penyair Bengkulu yang lolos ke even tersebut, akan terus belajar mengembangkan apa yang ia kuasai.

Menurut pandangan Merawati May, masih banyak yang perlu ia pelajari untuk menjadi penyair yang memenuhi kriteria terbaik.

“Esensi kesastraan (puisi) itu perlu dipahami nilai-nilai tujuan yang diketengahkan ke masyarakat pembaca. Misalnya kita harus memahami nilai isi secara estetika,” jelasnya.

Baca Juga:  PUASA, KEDENGKIAN, DAN KESOMBONGAN

Misalnya, bagaimana seorang penyair mampu menulis puisi dengan menghadirkan pendekatan kejiwaan dan pendekatan falsafah. “Karena itu saya mencoba melakukan pendekatan dari sisi hakikat dan metode puitik,” ujarnya.

Merawati May telah menerbitkan sejumlah buku antologi puisi, antara lain, *Perjalananku* (Bintang Semesta 2016), *Nasihat Ibu* (Graha Pustaka 2021), *Kidung Hati Amreta* (Oase Pustaka 2022), *Aku Milik Siapa?*( KKK 2023) dan antologi *Dari Awal Sebelum Akhir Kenangan* (Taresia 2024).

“Semoga buku-buku antologi yang sudah saya terbitkan itu dapat bermanfaat bagi dunia sastra nasional,” tukasnya.

Secara khusus, even Festival Sastra Internasional Gunung Bintan itu menghadirkan undangan khusus seperti Yeyen Kiram, Dr Endut Ahadiat, Dr Hermawan AN, Dr Hasanuddin WS, Syarifuddin Arifin (penyair lintas negara), dan M Ibrahim Ilyas. (an)

Berita Terkait

Pergelaran Puisi Negeri Retak, Ditampilkan di Purawisara Amphitheater Malioboro
PUASA, KEDENGKIAN, DAN KESOMBONGAN
Baca Puisi, Halimah Munawir Getarkan TIM !
BENCANA DATANG, BRAK, HARTA DAN NYAWA PUN TERTIMBUN LUMPUR !
Secara Psikis, “Difabel” Dididik dengan Seni Sastra !
KMP Gelar Literasi Sastra: Inklusi dan Pemerataan Edukasi
Harsinas Dekatkan Puisi ke Masyarakat
ORANG-ORANGAN SAWAH

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:11 WIB

Pergelaran Puisi Negeri Retak, Ditampilkan di Purawisara Amphitheater Malioboro

Kamis, 16 April 2026 - 16:02 WIB

PUASA, KEDENGKIAN, DAN KESOMBONGAN

Sabtu, 27 Desember 2025 - 14:17 WIB

Baca Puisi, Halimah Munawir Getarkan TIM !

Selasa, 2 Desember 2025 - 13:35 WIB

BENCANA DATANG, BRAK, HARTA DAN NYAWA PUN TERTIMBUN LUMPUR !

Jumat, 17 Oktober 2025 - 08:15 WIB

Secara Psikis, “Difabel” Dididik dengan Seni Sastra !

Berita Terbaru

Terpidana kasus kekerasan seksual, Fahrul Rozi alias Balung bin Azim [Alm] berhasil diringkus Tim Tangkap Buron [Tabur] Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Jumat 22 Mei 2026, sekitar pukul 18.15 WIB.

Headlines

Pelarian Terpidana Kekerasan Seksual di Sekayu Kandas!

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:56 WIB

Jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia Provinsi Sumatera Selatan [SMSI Sumsel] tancap gas persiapan perhelatan Musyawarah Wilayah [Muswil] SMSI Sumsel 2026 dengan resmi membentuk panitia penyelenggara.

Headlines

SMSI Sumsel Tancap Gas Persiapkan Muswil 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:02 WIB