Gaduh! Ajakan bagi Masyarakat Minang Pilih ‘HDCU’ Jadi Pertanyaan Putra Daerah

- Jurnalis

Rabu, 4 September 2024 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengamat Politik Sumsel Ade Indra Chaniago

Pengamat Politik Sumsel Ade Indra Chaniago

PUBLIK baru-baru ini digaduhkan dengan sebaran rekomendasi dari Lembaga Kajian Politik dan Hukum Minang [LKPHM] di platform media sosial [medsos] untuk ‘Masyarakat Minang’ agar memilih pasangan HDCU dalam Pilkada Serentak 27 November 2024 mendatang menjadi perbincangan di berbagai grup medsos hingga menuai sorotan tajam Pengamat Politik Sumatera Selatan [Sumsel] Ade Indra Chaniago.

“Demokrasi adalah bentuk atau sistem pemerintahan di mana segenap rakyat ikut serta memerintah melalui wakil-wakilnya dalam lembaga pemerintahan. Namun apa jadinya jika rakyat kembali melakukan kesalahan dalam memilih pemimpin,” ungkapnya, Rabu 4 September 2024. Tentunya, menurut Ade Indra, ada pihak ketiga yang menikmati hasilnya.

“Sungguh teramat sayang, nilai kebenaran terpinggirkan,” ujarnya.

Sebagai salah satu Putra Daerah asal Minang yang merantau ke bumi Sriwijaya, Ade Indra Chaniago tergelitik beberapa pertanyaan yang harus disampaikannya kepada ‘Urang Minang’ di Sumsel, agar menimbang-nimbang sebelum mengambil keputusan siapa yang akan dipilih!

Baca Juga:  Ahli Hukum Pidana: Implikasi Pidana atas Distorsi Informasi dan Klaim Legitimasi Pasca Putusan PK MA 32 PK/TUN/2026

Pertama, apakah orang-orang yang tergabung dalam LKPHM tersebut sudah mempresentasikan masyarakat Minang secara keseluruhan? Sebab, Ade Indra menyebut mayoritas urang atau orang minang berasal dari Pariaman dan tergabung dalam PKDP [Paguyuban Minang Kumpulan Urang Piaman Dirantau] saja, sementara masyarakat minang sendiri terdiri dari banyak kabupaten maupun kota sebagaimana kabupaten/kota di Sumatra Selatan.

Kedua, apa dasar atau motif dari rekomendasi tersebut? Karena, menurutnya, agak aneh ketika ada organisasi yang katanya mewadahi orang-orang Minangkabau memberikan dukungan bagi Calon Gubernur yang pernah melaporkan salah seorang urang minang ke Polda Sumsel terkait dengan statement bahwa “Sumsel tidak butuh Gubernur Pembohong, Penghianat dan Penipu” kala aksi demonstrasi.

Baca Juga:  DPW PKB Sumsel Buka Suara Soal Tudingan Penipuan, Siap Lapor Balik Pelapor jika tak Terbukti ‎

Di antara janji politiknya yang tidak terbukti, sebut Kandidat Kandidat Doktor Ilmu Sosial Politik dari Universitas Indonesia [UI], bahwa “Kalau Saya Jadi Gubernur Sekolah dan Berobat Gratis Cukup dengan modal KTP”.

“Namun, faktanya tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan,” kilahnya.

Ade Indra Chaniago berharap apa yang disampaikannya dapat menjadi bahan pertimbangan bagi seluruh urang minangkabau di Sumatera Selatan.

“Karena modal seorang pemimpin tidak cukup hanya dengan sebatas ramah, murah senyum dan akrab saja,” katanya.

“Selain itu, terkait dengan rekomendasi tersebut, tidak ada kewajiban dan sanksi bagi kita semua khususnya urang minang ketika kita tidak ikut mematuhinya,” tukasnya. [AbV]

Berita Terkait

Kapolres OKU Timur: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Perkuat Pelayanan dan Keamanan
Nyawa Melayang di Perlintasan Kereta Tanpa Palang OKU Timur
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎
Tiga Keluarga Deklarator PKB Sumsel Berangkat Umrah, Nasrul Halim: Penghargaan atas Jasa Pendiri Partai ‎
Ancaman Penyakit Infeksi Baru Meningkat, RSMH Palembang Minta Masyarakat Waspada dan Perkuat Deteksi Dini
DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik
Warning Keras LKBH PB PGRI! Guru Jangan Terjebak Kepengurusan Ilegal
DPW PKB Sumsel Buka Suara Soal Tudingan Penipuan, Siap Lapor Balik Pelapor jika tak Terbukti ‎

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:34 WIB

Kapolres OKU Timur: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Perkuat Pelayanan dan Keamanan

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:15 WIB

Nyawa Melayang di Perlintasan Kereta Tanpa Palang OKU Timur

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:39 WIB

Tiga Keluarga Deklarator PKB Sumsel Berangkat Umrah, Nasrul Halim: Penghargaan atas Jasa Pendiri Partai ‎

Senin, 29 Juni 2026 - 22:58 WIB

Ancaman Penyakit Infeksi Baru Meningkat, RSMH Palembang Minta Masyarakat Waspada dan Perkuat Deteksi Dini

Berita Terbaru