Idham: Bukber Miliki Landasan 3 Dimensi

- Jurnalis

Selasa, 2 April 2024 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Idham Rianom saat berbuka puasa bersama anggota FPB Sumsel, di Cafe 'n Resto d'Bambo Jalan Salim Batubara (Sekip Pangkal) Palembang, Minggu, 31 Maret 2024.

Idham Rianom saat berbuka puasa bersama anggota FPB Sumsel, di Cafe 'n Resto d'Bambo Jalan Salim Batubara (Sekip Pangkal) Palembang, Minggu, 31 Maret 2024.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Buka bersama (bukber) di bulan ramadan, merupakan kekuatan spiritual yang mampu mengangkat nilai tiga dimensi penting dalam kehidupan sosial.

Ketua Forum Palembang Bangkit (FPB) Sumatera Selatan Idham Rianom, mengatakan bahwa tiga dimensi itu antara lain, dimensi spiritualitas, kebangsaan, dan dimensi adat budaya.

“Dimensi spititual merupakan pemahaman penting bagi kita untuk menakar sudah sejauh apa kita melaksanakan nilai ketakwaan kepada Allah SWT,” ujar Idham Rianom saat berbuka puasa bersama anggota FPB Sumsel, di Cafe ‘n Resto d’Bambo Jalan Salim Batubara (Sekip Pangkal) Palembang, Minggu, 31 Maret 2024.

Dalam tradisi keagamaan, kata Idham, Islam mengajarkan umatnya untuk saling memberi, memahami kesulitan orang lain, serta mengkaji nilai diri sendiri di dalam pergaulan sosial.

“Karena itu kita harus mampu mengintrospeksi diri agar tidak menjadi sombong dan angkuh,” ujar Idham.

Baca Juga:  Skandal Razia Liar Dishub Palembang: 19 Oknum Petugas Terancam Sanksi Berat

Dimensi kedua, katanya, dimensi kebangsaan. Pada tataran ini, anggota FPB yang terdiri dari berbagai suku itu mampu hidup berdampingan dengan cara bijak untuk saling menghargai. “Ini yang menguatkan kebersamaan kita,” tukas Idham.

Dari dua dimensi awal, katanya, dapat dijadikan landasan bagi sesama anggota untuk hidup saling memahami dan melakukan toleransi yang saling membantu.

Dari landasan itulah akan mengilustrasi nilai adat (kebiasaan sehari-hari) yang mampu membangun kesadaran sosial sehingga antarsesama anggota FPB bisa saling merasakan susah senangnya menghadapi tantangan kehidupan.

“Jadi, dari tiga dimensi yang dipahami secara sosial, dampaknya akan mampu mendewasakan kehidupan spiritual kita, ” tukas Idham.

Sementara itu tokoh penggagas berdirinya FPB Sumsel H Yunani Abuhasan dalam ucapan spiritualnya, mengatakan setiap individu harus mampu menanamkan kesabaran di dalam dirinya.

Sebab, kata Yunani, dalam melaksanakan puasa landasan kesabaran akan mampu meredam segala bentuk napsu yang merusak nilai ibadah berpuasa.

Baca Juga:  Lima Petugas Dishub Palembang Dipecat, 14 Kena Sanksi Administratif Buntut Razia Liar

“Tantangan orang berpuasa memang tidak ringan. Apabila di dalam diri manusia tidak memiliki kesadaran prima, maka nilai puasa kita akan rusak,” ujar Yunani.

Maka itu Yunani berharap agar anggota FPB Sumsel dapat menanamkan kesadaran jiwa dengan landasan kesabaran.

Dalam kesempatan buka bersama itu hadir para pengurus dan anggota FPB Sumsel antara lain, Idham Abubakar (sekretaris), Susilawati (Ketua Bidang Lembaga Wanita Milenial), Merry, Vina, Andi Berman (Ketua Bidang Lembaga UMKM), Ketua Bidang Lembaga Srikandi Rahayu Ali, Ketua Lembaga Anti Korupsi dan Gratifikasi Nelman Hasibuan, Ketua Bidang Lembaga Wanita Pengusaha Kotri Yuliana, dan Rossa (Ocha), dan staf khusus bidang media, Hermanto dan Wantjik Walcott. (*)

Laporan an Anto Narasoma

Berita Terkait

FORKA UPGRIP Kecam Penyegelan Kantor BPH, Sebut Cederai Marwah Kampus ‎
Dualisme Penanganan Parkir Rajawali Village, PT Kuala Permai Soroti Langkah DPRD
Aksi Tawuran Brutal di Lambidaro Palembang, Enam Pemuda Direhabilitasi
Gaya Bicara Prima Salam Viral di Medsos, ini Ujar Ratu Dewa, Panglima RDPS: PS Jalani Pemeriksaan DSA
Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan
Sosialisasi Perwali Soal Sampah 17/2026 hingga Terapan Sanksi bagi Pelanggar di Palembang
Membangun Rumah, Menumbuhkan Harapan: Aksi Sosial Pemasyarakatan di Palembang
Wali Kota Ratu Dewa bersama Kajari Palembang Serahkan Gerobak Bakso untuk Eks Napiter

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:09 WIB

FORKA UPGRIP Kecam Penyegelan Kantor BPH, Sebut Cederai Marwah Kampus ‎

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:09 WIB

Aksi Tawuran Brutal di Lambidaro Palembang, Enam Pemuda Direhabilitasi

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:15 WIB

Gaya Bicara Prima Salam Viral di Medsos, ini Ujar Ratu Dewa, Panglima RDPS: PS Jalani Pemeriksaan DSA

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:08 WIB

Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:26 WIB

Sosialisasi Perwali Soal Sampah 17/2026 hingga Terapan Sanksi bagi Pelanggar di Palembang

Berita Terbaru

Bayumie Syukri AP MSi, Praktis Pendidikan dan Ketua Komunitas

Headlines

Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎

Jumat, 19 Jun 2026 - 22:22 WIB