Distribusi Logistik Pemilu 2019 untuk Banyuasin Molor

- Jurnalis

Rabu, 17 April 2019 - 21:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, BANYUASIN —Pendistribusian logistik pemilu pileg dan pilpres 2019 di Kabupaten Banyuasin “molor”. Agenda rampungnya pendistribusian logistil pada hari minggu (14/04/2019), tidak sesuai target perencanaan. Pasalnya hingga saat ini Rabu,17/04/2019 menunjukan pukul 04:55 wib, sejumlah logistik kiriman dari KPU Banyuasin masih belum diterima pihak panitia pelaksana kecamatan (PPK) Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin.

Ketua PPK Talang Kelapa Subandi mengatakan, molornya pengiriman logistik pemilu dari KPU Banyuasin diakibatkan proses packing yang lambat, selain itu faktor alam pun mempengaruhi tertundanya pengiriman dari KPU ke PPK.

Baca Juga:  MISTERI 5 TAHUN TERBONGKAR! Rani dan Ayuhana Dibunuh, Jasad Tinggal Tulang-belulang di Rumah Kosong

“Iya hingga sekarang, kami belum menerima secara keseluruhan logistik pemilu pileg dan pilpres dari KPU Banyuasin, menurut konfirmasi, hal ini terkendala proses packing dan faktor alam. Akibatnya kami harus menunggu kiriman terlebih dahulu. Sementara itu logistik yang telah kami terima didistribusikan terlebih dahulu kesejumlah TPS dan kami masih menunggu sisa kiriman kotak suara lainnya dari KPU Banyuasin” kata Subandi.

“Kecamatan Talang Kelapa terdiri dari 12 Desa/Kelurahan dengan jumlah 381 TPS umum dan 2 khusus dengan total 1.915 kotak suara. Sementara pemilihan dijadwal mulai pukul 07:00 wib,” jelas Subandi.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Sementara itu, Ketua Panwascam Talang Kelapa, Yuswono mengatakan, pihaknya akan tetap mengawal hingga logistik pemilu terdistribusi keseluruh di TPS dalam kecamatan Talang Kelapa.

”Kami pastikan setiap logistik yang dikirim di TPS benar-benar sesuai isinya. Surat suara dan bilik, itu pun yang dikirim baru surat suara DPD RI dan Presiden,” jelas Yuswono.(sy)

Berita Terkait

Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
Fakta Terungkap di Persidangan Usai 15 Tahun Warga Kenten Raya Tercekik Krisis Air Bersih Tirta Betuah
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
MISTERI 5 TAHUN TERBONGKAR! Rani dan Ayuhana Dibunuh, Jasad Tinggal Tulang-belulang di Rumah Kosong

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:04 WIB

Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Rabu, 23 September 2026 - 16:07 WIB

Fakta Terungkap di Persidangan Usai 15 Tahun Warga Kenten Raya Tercekik Krisis Air Bersih Tirta Betuah

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Berita Terbaru

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Headlines

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Selasa, 29 Sep 2026 - 20:27 WIB