Diberi Reward, Anggota KKPP Sumsel yang Potensial

- Jurnalis

Rabu, 10 April 2019 - 23:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE. COM, PALEMBANG — Dibentuknya Kerukunan Keluarga Pedamgdut Palembang (KKPP) Sumatera Selatan tak hanya diprioritaskan untuk mengumpulkan para musisi dan penyanyi dangdut semata.

Selain membentuk tali silaturahim bagi musisi dan penyanyi, KKPP Sumsel wajib memberikan apresiasi kepada mereka yang berprestasi.

“Kita akan memberikan reward kepada pemusik dan penyanyi dangdut potensial, ” ujar Ketua KKPP Sumsel, Salman Anchok kepada Wideazone.com, Rabu (10/4/2019).

Menurut dia, saat ini sudah banyak pemusik dan penyanyi dangdut potensial yang harus diberi penghargaan.

Baca Juga:  BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan--Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

Sebab karena terjadi perkembangan signifikan dalam musik dangdut, maka pengalaman yang diperoleh membuat kemampuannya semakin menjadi lebih baik.

Menurut Salman, banyak grup pedangdut dan melayu yang mempunyai kredibilitas lebih dalam kemampuan mereka bermusik dan bernyanyi.

“Tak hanya diberikan penghargaan, meteka juga akan kita berikan pendidikan tang baik, bagaimana cara menyanyi dangdut yang benar, ” katanya.

Pendidikan itu, katanya, diberikan kepada pemusik dan penyanyi yang sudah menjadi anggota KKPP Sumsel.

Baca Juga:  KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Misalnya, bagaimana cara menyanyi dengan dengan menggunakan cengkok dan vibra yang tepat, sehingga mereka akan menjadi penyanyi yang profesional.

Salman mengaku, ia telah banyak melihat grup dangdut yang mempunyai penyanyi dan pemain musik yang baik. Seperti grup irama Melayu Dengdang Gembira, misalnya.

“Di grup ini kami melihat banyak penyanyi yang potensial. Karena itu kita berharap agar mereka dapat ikut menjadi anggota KKPP Sumsel. (anto narasoma)

Berita Terkait

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:58 WIB

BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WIB

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Berita Terbaru

Kapolres OKU Timur AKBP Dr Lalu Hedwin Hanggara SIK SH MH MSi mematangkan persiapan Operasi Sikat I Musi 2026 dengan gelaran Latihan Pra Operasi [Latpra] di Aula Setya 38 Mapolres OKU Timur, Rabu 23 September 2026.

Headlines

Polres OKU Timur Matangkan Operasi Sikat I Musi 2026

Rabu, 23 Sep 2026 - 15:18 WIB

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB