Demo 11 April: 1750 Personel Disiagakan, Kawat Berduri Menghampar

- Jurnalis

Senin, 11 April 2022 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demo mahasiswa di seputaran DPRD Sumsel

Demo mahasiswa di seputaran DPRD Sumsel

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Sejak pukul 10.00 WIB, Jalan POM IX seputaran Simpang Lima DPRD Sumsel dipasangi kawat berduri. 

Hal tersebut dilakukan serupa dengan aksi mahasiswa sebelumnya [9/4], sebagai upaya antisipasi kerusuhan. 

Dalam melakukan pengamanan aksi, Senin [11/4] yang digelar mahasiswa, pihak Kepolisian menerjunkan 1750 personel gabungan di depan Kantor DPRD Sumsel. 

“Untuk aksi yang akan dilakukan oleh sejumlah elemen masyarakat pada hari ini, kami telah menerjunkan sebanyak 1750 personel gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP,” kata Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Mokhammad Ngajib saat diwawancarai.

Demo mahasiswa di seputaran DPRD Sumsel
Demo mahasiswa di seputaran DPRD Sumsel

Informasi yang dihimpun, masa aksi yang akan turun hari ini diketahui akan lebih banyak daripada aksi sebelumnya yang dilakukan Aliansi BEM se-Sumsel.

Baca Juga:  Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎

Sehingga bagi rekan-rekan yang ingin menyampaikan pendapat di muka umum supaya dapat bersama-sama menjaga, menghormati dan melakukan demo dengan damai,” lanjut Ngajib.

Terlihat ribuan mahasiswa yang didominasi dari Aliansi BEM se Sumsel sudah mulai berdatangan menggunakan kendaraan roda dua dari berbagai kampus di Palembang. 

Hal ini sempat menyebabkan arus lalu lintas semrawut dikarenakan kepadatan yang terjadi. “Untuk arus lalu lintas sebelumnya telah kami imbaukan kepada masyarakat sesuai dengan jalur yang telah kami atur. Kalau misalnya nanti ada situasi berkembang, gunakan saja jalur yang sudah kita arahkan, sehingga harapannya kota Palembang lancar,” pungkasnya.

Baca Juga:  Pelarian Terpidana Kekerasan Seksual di Sekayu Kandas!

Adapun aksi hari ini akan dilakukan oleh sejumlah elemen mahasiswa dari Aliansi Kader Mahasiswa Muhammadiyah Palembang, Aliansi BEM Nusantara, dan Cipayung Plus Kota Palembang, Aliansi Organda Mahasiswa Se-Sumsel dengan membawa poin tuntutan utama yakni menolak kenaikan harga bahan pokok, BBM dan PPN 11 persen, Meminta pengusutan dan mencopot oknum menteri yang terlibat dalam pengusulan 3 periode jabatan presiden, menolak pemindahan IKN, konflik Agraria, Menghentikan kriminalitas aktivis. [abV]

Berita Terkait

Kabar Gembira: Pemkot Palembang Buka Seleksi Beasiswa Jenjang Doktor bagi PNS, Pendaftaran Ditutup 14 Juli ‎
Kapolres OKU Timur Tak Berikan Toleransi bagi Pelaku Karhutla
Divonis 1 Tahun Penjara, Terdakwa Pulang “Melenggang” Tidak Ditahan
Kapolres OKU Timur: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Perkuat Pelayanan dan Keamanan
Nyawa Melayang di Perlintasan Kereta Tanpa Palang OKU Timur
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎
Tiga Keluarga Deklarator PKB Sumsel Berangkat Umrah, Nasrul Halim: Penghargaan atas Jasa Pendiri Partai ‎
Ancaman Penyakit Infeksi Baru Meningkat, RSMH Palembang Minta Masyarakat Waspada dan Perkuat Deteksi Dini

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:22 WIB

Kabar Gembira: Pemkot Palembang Buka Seleksi Beasiswa Jenjang Doktor bagi PNS, Pendaftaran Ditutup 14 Juli ‎

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:20 WIB

Kapolres OKU Timur Tak Berikan Toleransi bagi Pelaku Karhutla

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:42 WIB

Divonis 1 Tahun Penjara, Terdakwa Pulang “Melenggang” Tidak Ditahan

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:15 WIB

Nyawa Melayang di Perlintasan Kereta Tanpa Palang OKU Timur

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Berita Terbaru