Warga Sebut Jalan 34 Miliar “Jalan Kerupuk”

- Jurnalis

Senin, 14 Februari 2022 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ir Feri Kurniawan selaku Deputi Komunitas Masyarakat Anti Korupsi [K MAKI] saat melakukan peninjauan proyek pembangunan jalan poros antara Kecamatan Muara Padang dan Kecamatan Muara Sugihan.

Ir Feri Kurniawan selaku Deputi Komunitas Masyarakat Anti Korupsi [K MAKI] saat melakukan peninjauan proyek pembangunan jalan poros antara Kecamatan Muara Padang dan Kecamatan Muara Sugihan.

WIDEAZONE.com, BANYUASIN | Sebuah cuplikan video yang memperlihatkan seorang pria mengamuk saat melakukan peninjauan proyek pembangunan jalan poros antara Kecamatan Muara Padang dan Kecamatan Muara Sugihan.

Video tersebut menjadi viral di media sosial. Pria tersebut adalah Ir Feri Kurniawan selaku Deputi Komunitas Masyarakat Anti Korupsi [K MAKI].

Proyek pembangunan jalan yang menghabiskan anggaran sebesar Rp34 Miliar lebih ini menjadi sorotan masyarakat dan ragam komentar netizen.

Pasalnya, pengerjaan bangunan tersebut terkesan kurang pengawasan sehingga terlihat asal-asalan. Warga pun menyebut itu “Jalan Kerupuk”.

“Pak Kejati tangkap ini orang,” tegas Feri di dalam video sambil menginjak jalan cor beton atau Rigid Pavement, Senin [14/2].

Dirinya menjelaskan, jalan cor beton per segmen dihubungkan dengan besi dowel, namun yang terlihat besi itu tidak ada.

Baca Juga:  Kejati Sumsel Geledah Tiga Lokasi Soal Korupsi Sungai Lalan, hingga Menang Praperadilan Suap Irigasi Muara Enim

“Dikhawatirkan umur pemakaian kontruksi tidak maksimal dan ada item pekerjaan yang tidak terlaksana serta akan menjadi potensi kerugian negara,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Banyuasin Ardi Arfani mengatakan terkait pengerjaan proyek di Muara Padang itu sesuai dengan spesifikasi teknis yang ada di Rencana Anggaran Belanja [RAB].

Baca Juga:  Hitungan Menit, Pembunuh Lansia di OKU Timur Diringkus

“Jalan tersebut menghubungkan antara jalan Muara Padang ke Muara Sugihan dibangun tahun ini dan masih dalam pengerjaan karena itu diberikan kesempatan selama 50 hari kalender,” terangnya.

Panjang jalan bangunan, Ardi menuturkan, sekitar 6 kilometer dengan lebar 4,5 meter.

“Permasalahan dari warga waktu itu, pada saat masa inkubasi selama 21 hari di mana masih dalam tahap pengerasan jalan dan belum sampai masanya cor beton itu sudah dibuka,” pungkasnya.

“Saya berharap kepada media agar berimbang dalam pemberitaan,” ucapya.

Laporan Desy OY

Berita Terkait

Bus Palala Jurusan Padang Terbakar di Jalintim, 38 Penumpang Nyaris Terpanggang
Pengumuman Kelulusan SMP Lewat Virtual, ini Imbauan Disdik Palembang
PLN UID S2JB Tebar Kepedulian Lewat Qurban untuk Masyarakat Sekitar
Polda Sumsel Gebrak “Sumsel Bhayangkara Run 2026” Total Hadiah Capai Rp367 Juta hingga Ratusan Doorprize
Pembunuhan Sadis Perempuan di Muara Enim Dipicu Hal Sepele
Partai Buruh EXCO Banyuasin Terima Kunjungan Kesbangpol, Bahas Peran Strategis Parpol
Herman Deru Pastikan 18 Sapi Kurban dari Presiden Prabowo Tepat Sasaran
Ribuan Jamaah Salat Iduladha Padati Islamic Center, Wali Kota Prabumulih Serahkan Hewan Kurban

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:18 WIB

Bus Palala Jurusan Padang Terbakar di Jalintim, 38 Penumpang Nyaris Terpanggang

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:33 WIB

Pengumuman Kelulusan SMP Lewat Virtual, ini Imbauan Disdik Palembang

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:34 WIB

PLN UID S2JB Tebar Kepedulian Lewat Qurban untuk Masyarakat Sekitar

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:35 WIB

Polda Sumsel Gebrak “Sumsel Bhayangkara Run 2026” Total Hadiah Capai Rp367 Juta hingga Ratusan Doorprize

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:15 WIB

Partai Buruh EXCO Banyuasin Terima Kunjungan Kesbangpol, Bahas Peran Strategis Parpol

Berita Terbaru