Tewas Tersedot Mesin PDAM, Kepala Herman Belum Ditemukan

- Jurnalis

Selasa, 21 Desember 2021 - 06:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Herman Sawiran [41] meninggal dunia akibat tersedot mesin pompa PDAM Tirta Musi Palembang kedalaman 11 meter, di jalan Pangeran Ratu, tepian Sungai Ogan, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring Palembang.

Herman Sawiran [41] meninggal dunia akibat tersedot mesin pompa PDAM Tirta Musi Palembang kedalaman 11 meter, di jalan Pangeran Ratu, tepian Sungai Ogan, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring Palembang.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Herman Sawiran [41] meninggal dunia akibat tersedot mesin pompa PDAM Tirta Musi Palembang kedalaman 11 meter, di jalan Pangeran Ratu, tepian Sungai Ogan, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring Palembang.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu [12/12/21], pukul 15.00 WIB.

Keseharian korban bekerja sebagai penyelam menggunakan oksigen kompresor dan selang sepanjang 100 meter.

“Masalah ini sudah bagian dari cobaan, hanya bisa pasrah,” kata Bahusin [53] ayah korban saat disambangi awak media di kediamannya di jalan Pangeran Sidoing Kenayan, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus RT 28 RW 04 Palembang, Minggu [19/12/2021].

Dijelaskan Bahusin, kronologi kejadiannya, pada Minggu 12 Desember 2021, kami dapat borongan untuk memasang mesin pompa PDAM di dalam sungai. Kami bekerja empat orang dan yang memasang mesin pompa tersebut Taswin [51] tahun mertua anak saya Herman Sawiran [Korban].

“Setelah mesin pompa sudah terpasang saya suruh anak saya [korban] cek lagi untuk memastikan bahwa mesin tersebut terpasang dengan pas, pada saat itu yang memegang selang oksigen kompresor anak saya Acep [28] anak kelima dari tujuh saudara,” jelas Husin nama panggilan sehari hari.

Baca Juga:  Skandal Korupsi Berantai Anggaran Pemilu 2024 di Sumsel, JAKOR Seret KPU-Bawaslu hingga BPBD ke Meja Hukum

Sementara, Acep adik korban [Herman Sawiran] mengatakan waktu saya pegang selang terasa kencang seperti ada yang nariknya di dalam sungai setelah di cek ternyata selang tersebut putus dan saya langsung terjun ke sungai dengan kedalaman 11 meter untuk menyelamatkan kakak saya.

Merasakan pipa PDAM di dalam sungai bergertar sangat kuat, Acep pun langsung keluar dari permukaan sungai untuk meminta tolong kepada satpam untuk mematikan mesin pompa air PDAM, setelah itu mertua kakaknya pun menyelam untuk menyelamatkan korban yang tersedot mesin pompa air PDAM.

“Kakak saya [korban] ditemukan tewas dengan tubuh terpotong akibat tersedot pompa air PDAM Tirta Musi dari pinggang sampai ke kaki yang masih utuh yang didapatkan Taswin mertua kakak saya, dan sebagian tubuh korban dari pinggang sampai ke atas belum ditemukan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bupati Enos Lepas 437 JCH OKU Timur dalam Haru

“Mesin pompa air yang kami pasang ke dalam sungai seberat tiga ton,” tuturnya.

Saat meninjau bersama awak media, Kapolsek Seberang Ulu [SU] I Kompol Firdaus SH membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Kejadian ini sudah satu minggu yang lalu. Tetapi kejadian ini tidak dilaporkan kepada pihak yang berwajib,” ujar Firdaus.

Karena laporan baru masuk, ungkap Kapolsek Firdaus, dan akan kita proses segera.

Di sisi lain, Direktur Utama [Dirut] PDAM Tirta Musi Andi Wijaya menyampaikan mohon maaf saya tidak bisa berkomentar. “Karena, pekerjaan tersebut bukan dalam wewenang PDAM,” singkatnya melalui sambungan elektronik [08127139XXX].

Laporan Suherman | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Aktivasi IMEI Ilegal di 12 Ribu Telepon Seluler Asal Luar Negeri Terbongkar! Empat Tersangka Diciduk
Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru
Pancasila di Persimpangan Jalan
Bus Palala Jurusan Padang Terbakar di Jalintim, 38 Penumpang Nyaris Terpanggang
Pengumuman Kelulusan SMP Lewat Virtual, ini Imbauan Disdik Palembang
PLN UID S2JB Tebar Kepedulian Lewat Qurban untuk Masyarakat Sekitar

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:35 WIB

Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:52 WIB

Aktivasi IMEI Ilegal di 12 Ribu Telepon Seluler Asal Luar Negeri Terbongkar! Empat Tersangka Diciduk

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:08 WIB

Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:37 WIB

Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:18 WIB

Bus Palala Jurusan Padang Terbakar di Jalintim, 38 Penumpang Nyaris Terpanggang

Berita Terbaru

Penandatangan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) antara PLN yang diwakili Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Jawa Barat, Martindar Jalu Respati (kedua dari kanan) mewakili General Manager PLN UID Jabar dengan BDx Indonesia yang diwakili CEO BDx Indonesia, Agus Hartono Wijaya (ketiga dari kiri) disaksikan oleh Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto (ketiga dari kanan) didampingi EVP Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Enterprise PLN, Dini Sulistyawati (kedua dari kiri), EVP Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Retail PLN, Joni [kanan], dan EVP Manajemen Konstruksi Jawa, Madura, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua, Widyo Anggoro Putro [kiri] di Kantor PLN Pusat, Selasa [19/5]

Ekobis

PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx

Selasa, 2 Jun 2026 - 14:28 WIB