“Objek Vital PDAM” Tarech: Bahaya, Jika Dibubuhi Racun

- Jurnalis

Senin, 11 Oktober 2021 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawasan vital tempat pendistribusian dan pemurnian air bersih PDAM Tirta Musi

Kawasan vital tempat pendistribusian dan pemurnian air bersih PDAM Tirta Musi

WAJAR bagi masyarakat tidak diperkenankan untuk masuk ke kawasan vital di lingkungan Perusahaan Daerah Air Minum [PDAM] Tirta Musi Palembang.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG| Pemerhati masalah sosial politik dan kemasyarakatan, Dr Tarech Rasyid MSi, mengatakan lokasi vital memang harus terjaga.

“Kawasan vital tempat pendistribusian dan pemurnian air bersih memang harus terjaga rapi. Jadi wajar apabila petugas jaga menolak kehadiran orang yang secara dadakan masuk ke kawasan itu,” ujar Tarech ke pada wartawan media ini, Senin [11/10/2021].

Peralatan pemurnian air minum PDAM Tirta Musi
Peralatan pemurnian air minum PDAM Tirta Musi

Lokasi pemurnian air minum, katanya, merupakan ruang steril yang dijaga ketat oleh skuriti, aparat krpolisian dan sesuai dengan yang terbuang dalam Keputusan Presiden [Kepres] nomor 63 tahun 2004 tentang Objek Vital.

Baca Juga:  Hari Kebebasan Pers Sedunia: Ketum SMSI Firdaus Tegaskan Mendirikan Perusahaan Pers Adalah HAM

“Meski demikian, saya yakin pemimpin PDAM Tirta Musi akan memberi ruang apabila ada yang datang dengan kepentingan khusus. Misalnya ada mahasiswa yang membutuhkan data terkait pelajaran mereka. Tapi sebelumnya harus ada kebijakan terlebih dahulu dari pucuk pimpinan PDAM Tirta Musi,” katanya.

Menurut Tarech, lokasi vital merupakan kawasan dan ruang usaha yang harus direlokasi dari masyarakat dengan cara ketat. Apakah salah?

“Kalau ada yang datang dan kemudian ditolak dari kawasan itu, maka itu hal yang wajar. Jika mereka wartawan, tentu tahu sejumlah aturan yang ditetapkan,” tegasnya.

Baca Juga:  Hari Kartini 2026 di SMPN 18 Palembang: Emansipasi Bukan Slogan

Makanya, kata Tarech, sebelum masuk ke kawasan itu, harusnya mereka melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan manajemen PDAM Tirta Musi. Dari kesepakatan kedua pihak, mereka baru boleh masuk ke kawasan itu. “Tapi orang-orang itu harus didampingi petugas inti,” katanya.

Jika nasib buruk dan ada yang melakukan sabotase, kata Tarech, misalnya membubuhi racun ke dalam air mimum, dampaknya sangat berbahaya. “Jadi wajar jika mereka ditolak masuk ke kawasan itu,” ungkapnya. (*)

Laporan Abror Vandozer
Editor Anto Narasoma

Berita Terkait

Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Aktivasi IMEI Ilegal di 12 Ribu Telepon Seluler Asal Luar Negeri Terbongkar! Empat Tersangka Diciduk
Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru
Pancasila di Persimpangan Jalan
Bus Palala Jurusan Padang Terbakar di Jalintim, 38 Penumpang Nyaris Terpanggang
Pengumuman Kelulusan SMP Lewat Virtual, ini Imbauan Disdik Palembang
PLN UID S2JB Tebar Kepedulian Lewat Qurban untuk Masyarakat Sekitar

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:35 WIB

Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:52 WIB

Aktivasi IMEI Ilegal di 12 Ribu Telepon Seluler Asal Luar Negeri Terbongkar! Empat Tersangka Diciduk

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:08 WIB

Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:37 WIB

Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:18 WIB

Bus Palala Jurusan Padang Terbakar di Jalintim, 38 Penumpang Nyaris Terpanggang

Berita Terbaru

Penandatangan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) antara PLN yang diwakili Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Jawa Barat, Martindar Jalu Respati (kedua dari kanan) mewakili General Manager PLN UID Jabar dengan BDx Indonesia yang diwakili CEO BDx Indonesia, Agus Hartono Wijaya (ketiga dari kiri) disaksikan oleh Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto (ketiga dari kanan) didampingi EVP Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Enterprise PLN, Dini Sulistyawati (kedua dari kiri), EVP Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Retail PLN, Joni [kanan], dan EVP Manajemen Konstruksi Jawa, Madura, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua, Widyo Anggoro Putro [kiri] di Kantor PLN Pusat, Selasa [19/5]

Ekobis

PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx

Selasa, 2 Jun 2026 - 14:28 WIB