Wagub Membuka Focus Group Discussion (FGD) Bimbingan Teknis dan Perizinan
WIDEAZONE.COM, PALEMBANG–Wakil Gubernur Sumatera Selatan Ir H Mawardi Yahya meminta para pengusaha untuk dapat menanamkan investasinya di Sumatera Selatan. Mengingat potensi usaha yang ada di Kabupaten/kota di Provinsi ini masih sangat terbuka secara luas untuk dikembangkan.
Hal tersebut diungkapkannya saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Bimbingan Teknis dan Perizinan Penyelenggaraan Perkeretaapian PT Bukit Asam bekerjasama dengan Provinsi Sumsel, bertempat di Graha Bina Praja Kantor Gubernur, Kamis (31/1/2019).
Wagub menilai, peluang usaha yang ada di Kabupaten/kota di Sumsel meskipun masih terbuka secara luas. Namun masih membutuhkan percepatan yang diharapkan nantinya dapat berimbas pada penurunan angka kemiskinan.
“Untuk sektor pertambangan terutama dari PTBA, hasil sumber daya yang diangkut 24 jam nonstop. Namun jangan sampai tidak membawa kesejahteraan bagi masyarakat. Karena itu kedepan semua investor yang menanamkan investasinya di Sumsel, kita tekankan untuk dapat mewujudkan kesejahteraan rakyat terutama dilingkungan perusahaan beroperasi,” harap Mawardi.
Wagub menilai, peluang usaha yang ada di Kabupaten/kota di Sumsel meskipun masih terbuka secara luas. Namun masih membutuhkan percepatan yang diharapkan nantinya dapat berimbas pada penurunan angka kemiskinan.
“Untuk sektor pertambangan terutama dari PTBA, hasil sumber daya yang diangkut 24 jam nonstop. Namun jangan sampai tidak membawa kesejahteraan bagi masyarakat. Karena itu kedepan semua investor yang menanamkan investasinya di Sumsel, kita tekankan untuk dapat mewujudkan kesejahteraan rakyat terutama dilingkungan perusahaan beroperasi,” harap Mawardi.
“Kebijakan Herman Deru-Mawardi Yahya akan merubah ini semua. Prinsipnya kami ingin menambah pendapatan Anggaran Daerah (PAD) dari sektor pertambangan dengan membuka seluas-luasnya peluang investasi. Sepanjang akan membawa dampak baik bagi masyarakat kita akan berikan kemudahan,” paparnya.
Menanggapi penambahan kapasitas angkutan batubara di Sumsel, Mawardi Yahya medukung hal tersebut namun ia mengembalikan keputusan komitmennya kepada daerah yang dilewati angkutan karena sepenuhnya hak tersebut berada di Kabupaten/Kota.
“Akan tetapi daerah yang dilewati angkutan ini harus dapat manfaat kegiatan investasi tersebut, jangan sampai kabupaten/kota hanya kena debunya saja,” tegas Mawardi sembari meminta pihak perusahaan batubara di Sumsel dapat menggunakan jalur sungai yang ada dalam pengangkut hasil tambangnya.
Sementara itu Direktur Pengembangan Usaha PTBA Fuad Fachrudin mengatakan, PTBA rencananya menambah kapasitas angkutan batubara untuk meningkatkan produksinya, kerena itu pihaknya meminta dukungan Pemprov Sumsel. (ril/el)








![Penandatangan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) antara PLN yang diwakili Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Jawa Barat, Martindar Jalu Respati (kedua dari kanan) mewakili General Manager PLN UID Jabar dengan BDx Indonesia yang diwakili CEO BDx Indonesia, Agus Hartono Wijaya (ketiga dari kiri) disaksikan oleh Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto (ketiga dari kanan) didampingi EVP Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Enterprise PLN, Dini Sulistyawati (kedua dari kiri), EVP Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Retail PLN, Joni [kanan], dan EVP Manajemen Konstruksi Jawa, Madura, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua, Widyo Anggoro Putro [kiri] di Kantor PLN Pusat, Selasa [19/5]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260602-WA0036_copy_1003x578-225x129.jpg)









![Gubernur Sumatera Selatan [Sumsel] Dr H Herman Deru saat memberikan sambutan dalam pembekalan Pendidikan Dasar–Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama [PD-PKPNU] Angkatan II yang digelar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama [PWNU] Sumsel di Balai Diklat Keagamaan Palembang, Jumat 29 Mei 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260529-WA0037_copy_1223x770-360x200.jpg)
