Kombes Supriadi: PPKM Mikro Diperketat Dinilai Sangat Tepat

- Jurnalis

Rabu, 14 Juli 2021 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM saat diwawancarai awak media, Rabu (14/7/2021).

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM saat diwawancarai awak media, Rabu (14/7/2021).

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Kapolda Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM memastikan pengetatan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro di Sumatera Selatan (Sumsel) khususnya Palembang dan Lubuklinggau dinilai sangat tepat.

Pernyataan itu diungkapkan Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Drs Supriadi MM di sela-sela kegiatan Podcast di ruang kerjanya, Rabu (14/7).

“Kita menilai penerapan PPKM Mikro diperketat tepat, khususnya untuk Palembang dan Lubuklinggau, karena data yang kita terima per hari ini (Rabu) mengalami kenaikan kasus mencapai 781 kasus COVID-19 di Sumsel,” ujarnya.

Awalnya, per 12 Juli kenaikan mencapai 491 kasus, tapi per hari ini kenaikan sangat tinggi sehingga penerapan PPKM Mikro diperketat sangat tepat dilakukan khususnya di daerah zona merah.

“Kita belum mendapatkan informasi mengenai Penerapan PPKM Mikro diperketat akan diperpanjang atau tidak tapi sesuai dengan arahan penerapan ini akan berakhir pada 20 Juli 2021 mendatang,” katanya.

Baca Juga:  160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Pihaknya berharap dengan penerapan PPKM Mikro ini akan memberikan dampak penurunan yang signifikan di tengah kondisi pandemi COVID-19 ini.

Selain itu, lanjut dia mengatakan, bahwa anggota satgas terdiri dari anggota Polri, TNI, Dinas Kesehatan, Satpol PP hingga instansi serta pihak terkait terus melakukan berbagai cara untuk menurunkan angka COVID-19 di Sumsel.

“Kita juga melakukan berbagai penyekatan dalam upaya menekan penyebaran Covid-19, dan bila ada masyarakat memasuki pos penyekatan yang kita siagakan di perbatasan wajib memperlihatkan sertifikat vaksin dan hasil swab bila hanya tidak membawa kita persiapan putar balik, namun bila masyarakat bisa memperlihatkan sertifikat vaksin saja pihaknya menyediakan fasilitas rapid test” ujarnya.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

.Sedangkan untuk shalat Idul Adha, jelas Kombes Supriadi, kita tidak melarang untuk salat tapi kita larang hanya tidak boleh berjamaah di masjid dan diperbolehkan di rumah sendiri karena akan mengakibatkan kerumunan. “Kita harapkan masyarakat dapat memahami peraturan ini sehingga kita harapkan tidak ada klaster baru seperti yang terjadi pada momen lebaran Idul Fitri,” harapnya.

Bagi pedagang yang merasa dirugikan terkait PPKM Mikro diperketat ini harus bisa memanfaatkan media sosial (medsos) karena 99 persen masyarakat aktif pengguna medsos. “Kaum milineal kita menilai bisa membantu pedagang dalam memasarkan produk dagangnnya ke medsos bagi masyarakat yang kurang memahami mekanismenya,” tambahnya.

Pihaknya berharap akan ada penurunan kasus di Sumsel, sehingga penerapan yang dilakukan dapat efektif secara keseluruhan. 

Berita Terkait

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terbaru

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Headlines

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Selasa, 29 Sep 2026 - 20:27 WIB