Sebelumnya, kedua desa yang berjarak 145 kilometer (km) dari pusat kota Palembang tersebut merupakan desa yang belum berlistrik.
Akses menuju lokasi yang terbilang sulit tak menyurutkan niat PLN untuk melayani masyarakat Desa Talang Makmur dan Desa Harapan Jaya.
“Sebelum menikmati listrik dari PLN, masyarakat desa menggunakan genset terpusat sebagai penerangan utama mereka. Selain biaya operasional dan pemeliharaan yang mahal, penggunaan genset di Desa tersebut hanya beroperasi selama 12 Jam,” terang Kepala Desa Harapan Jaya, Guntur. Dirinya juga menyampaikan rasa syukur masyarakatnya akan kehadiran listrik di desanya.
Dengan telah beroperasinya listrik di kedua Desa tersebut, maka Rasio Desa Berlistrik (RDB) di Kabupaten OKI juga meningkat, yang semula 91,44 persen menjadi 92,05 persen. Selain itu, PLN juga berharap listrik dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat desa, baik dari segi ekonomi, pendidikan, kesehatan.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu (UIW S2JB), Bambang Dwiyanto menyampaikan, kontruksi jaringan ini membutuhkan waktu kurang lebih 3 Bulan dengan nilai investasi pembangunan senilai Rp6,8 Milliar untuk 947 Potensi Pelanggan.
“Semoga dengan beroperasinya Jaringan Listrik ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Menumbuhkan Perekonomian,” pungkas Bambang. (**)






![Pengamat politik Sumatera Selatan sekaligus Sekretaris Wilayah Asosiasi Ilmu Politik Indonesia [AIPI] Sumsel, Ahmad Haekal Al-Haffafah.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261021-WA0001-225x129.jpg)
![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-225x129.jpg)
![Koalisi Pers Sumsel saat menemui Komisioner Komisi Kepolisian Nasional [Kompolnas], Dr Supardi Hamid, di Mapolda Sumsel, Senin 19 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261019-WA0011-225x129.jpg)



![Pengamat politik Sumatera Selatan sekaligus Sekretaris Wilayah Asosiasi Ilmu Politik Indonesia [AIPI] Sumsel, Ahmad Haekal Al-Haffafah.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261021-WA0001-129x85.jpg)
![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-129x85.jpg)


![Pengamat politik Sumatera Selatan sekaligus Sekretaris Wilayah Asosiasi Ilmu Politik Indonesia [AIPI] Sumsel, Ahmad Haekal Al-Haffafah.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261021-WA0001-360x200.jpg)
![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-360x200.jpg)

