Dampak Corona Omzet Panhead Cafe dan Resto Palembang Turun Drastis

- Jurnalis

Senin, 6 April 2020 - 22:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rajab Armin owner Panhead Cafe dan Resto

Rajab Armin owner Panhead Cafe dan Resto

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Belum lama menggelar soft opening, Omzet pendapatan Panhead Cafe dan Resto Palembang turun drastis. Persoalan wabah corona yang saat ini menjangkiti beberapa wilayah sehingga pelaku usaha harus menuai sepinya pelanggan.

Rajab Armin selaku owner Panhead cafe mengaku, beberapa waktu belakangan omset penjualan menurun. Hal ini terjadi pasca isu Corona mulai masuk di Indonesia khususnya Kota Palembang.

“Sejak awal Panhead dibuka, sudah ramai pengunjung dari pagi hingga malam hari. Panhead sendiri mengubah jam operasional yang biasanya buka dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB, sekarang dibuka pukul 10.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB,” ungkap Rajab saat ditemui di Panhead Cafe, Senin (6/3/2020).

Baca Juga:  Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi--CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes

Lanjut Rajab, disisi lain kami tetap menjalankan apa yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Kota mengenai Standard Opertaing Prosedure (SOP) terkait pandemi Corona ini.

” Untuk mengantisipasi Corona ini, Panhead sudah menyiapkan wastafel dan bilik Disinfektan, dimana semua pengunjung akan di sterilisasi saat masuk kedalam cafe. Sebenarnya kami menganjurkan kepada pelanggan untuk memesan dan tidak makan ditempat, tetapi kami tetap melayani pelanggan yang datang dan menikmati menu di Panhead Cafe dan tetap menjalankan Social Distancing antar pengunjung,” terang Rajab.

Ia menambahkan, walau dilanda pandemi Corona saat ini, Panhead bersinergi dengan klub Motor Gede (Moge). Salah satunya yang ada di Palembang ini yaitu Paguyuban Motor Sriwijaya, tetapi akan lebih baik jika kita bersinergi kepada semua komunitas Moge yang ada di Palembang.

Baca Juga:  Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

“Kami melakukan penggalangan dana untuk pengadaan APD seperti masker, sarung tangan serta sembako untuk masyarakat yang terkena dampak Corona ini seperti driver tarnsportasi online, tukang becak dan lain-lain,” tambahnya.

“Untuk saat ini sebagian sudah kita salurkan ke beberapa Rumah Sakit rujukan Corona di Palembang yaitu Rumah Sakit Muhammad Husein (RSMH), RS Kundur dan RS Ernaldi Bahar. Mau tidak mau kita harus “aware” terhadap penanggulangan penyebaran Virus Corona ini,” tegas Rajab.

Laporan Mitha

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Tunjangan Pendidikan Pegawai Tirta Musi Tak Kunjung Cair, Dijanjikan Dua Pekan Malah Review
Revitalisasi Gedung Pasar 16 Ilir Jalan Terus, BCR Tantang Legalitas P3SRS dan Klaim Kepemilikan Kios
Perumda Pasar Palembang Jaya Gandeng PTBA Benahi Pasar Tradisional ‎
Tunjangan Pegawai Tirta Musi “Tersandera” Ratu Dewa Buka Suara
Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎
BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata
Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:21 WIB

Tunjangan Pendidikan Pegawai Tirta Musi Tak Kunjung Cair, Dijanjikan Dua Pekan Malah Review

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:32 WIB

Revitalisasi Gedung Pasar 16 Ilir Jalan Terus, BCR Tantang Legalitas P3SRS dan Klaim Kepemilikan Kios

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Perumda Pasar Palembang Jaya Gandeng PTBA Benahi Pasar Tradisional ‎

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Tunjangan Pegawai Tirta Musi “Tersandera” Ratu Dewa Buka Suara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎

Berita Terbaru