Rajab Armin selaku owner Panhead cafe mengaku, beberapa waktu belakangan omset penjualan menurun. Hal ini terjadi pasca isu Corona mulai masuk di Indonesia khususnya Kota Palembang.
Lanjut Rajab, disisi lain kami tetap menjalankan apa yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Kota mengenai Standard Opertaing Prosedure (SOP) terkait pandemi Corona ini.
” Untuk mengantisipasi Corona ini, Panhead sudah menyiapkan wastafel dan bilik Disinfektan, dimana semua pengunjung akan di sterilisasi saat masuk kedalam cafe. Sebenarnya kami menganjurkan kepada pelanggan untuk memesan dan tidak makan ditempat, tetapi kami tetap melayani pelanggan yang datang dan menikmati menu di Panhead Cafe dan tetap menjalankan Social Distancing antar pengunjung,” terang Rajab.
Ia menambahkan, walau dilanda pandemi Corona saat ini, Panhead bersinergi dengan klub Motor Gede (Moge). Salah satunya yang ada di Palembang ini yaitu Paguyuban Motor Sriwijaya, tetapi akan lebih baik jika kita bersinergi kepada semua komunitas Moge yang ada di Palembang.
“Untuk saat ini sebagian sudah kita salurkan ke beberapa Rumah Sakit rujukan Corona di Palembang yaitu Rumah Sakit Muhammad Husein (RSMH), RS Kundur dan RS Ernaldi Bahar. Mau tidak mau kita harus “aware” terhadap penanggulangan penyebaran Virus Corona ini,” tegas Rajab.
Laporan Mitha
Editor Abror Vandozer



















