Ratu Dewa Ajak Warga14 Ulu Gotong Royong Bersihkan Aliran Sungai Kangkang

- Jurnalis

Minggu, 19 Januari 2020 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Kota Palembang, Drs Ratu Dewa MSi bersama warga melakukan gotong royong guna mebersihkan aliran sungai kangkang yang tersumbat, Minggu (19/01/2020)

Sekda Kota Palembang, Drs Ratu Dewa MSi bersama warga melakukan gotong royong guna mebersihkan aliran sungai kangkang yang tersumbat, Minggu (19/01/2020)

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terus mengoptimalkan gerakan gotong-royong melalui rapat koordinasi guna melibatkan seluruh elemen masyarakat serta jajaran ASN maupun Non PNSD. 

Sekda Kota Palembang Drs Ratu Dewa MSi, Ajak Warga Kelurahan 14 Ulu Kecamatan Seberang Ulu II Gotong Royong bersihkan Anak Sungai Kangkang secara berkala.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Ratu Dewa, meminta melakukan kebersihan anak sungai secara berkala.

Jangan sampai anak sungai yang sudah dibersihkan saat gotong royong tak ada tindak lanjutnya lagi.

Minggu (19/1/2020) pagi, Dewa memimpin langsung kegiatan rutin gotong royong di Jalan KH Azhari RT 04 RW 02 Kelurahan 14 Ulu Kecamatan Seberang Ulu II Palembang Tidak hanya satu kali gotong royong kebersihan yang dilakukan namun secara rutin dilakukan kebersihan oleh pihak kelurahan, kecamatan, PRKP, PUPR, dan instansi OPD.

Ratu Dewa mengatakan, Implementasi dari Revolusi Mental yakni kegiatan Gotong Royong. Karena giat ini merupakan program unggulan pemerintah Kota Palembang, maka setiap minggu kita terus melaksanakannya.

“Kehadiran kita selaku pemerintah bersifat membangun dan memberikan motivasi kepada masyarakat, kita tadi melakukan pengecekan serta meninjau langsung bersama Dinas PRKP serta Dinas PUPR keadaan Sungai Kangkang. Kita temukan ada ketersumbatan aliran sungai, dengan temuan ini, nanti segera kita akan tindaklanjuti,” kata Sekda Kota Palembang saat di lokasi gotong royong.

 

Baca Juga:  Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel

Lanjut Dewa, beberapa waktu lalu, ada warga yang di luar daerah ini yang membuang sampah sembarangan di Jembatan Musi 4. Hal tersebut menjadi viral di medsos.

“Atas kejadian tersebut, saya intruksikan kepada instansi terkait untuk segera lakukan tindakan untuk menemukan oknum pembuang sampah. Alhamdulillah, saya memberikan limit waktu hingga jam 10.00, akhirnya Satpol PP bergerak cepat dan menemukan keberadaan pelaku beserta unit pengangkut serta berhasil mengamankannya,” ujar Dewa di depan masyarakat 14 Ulu.

Ia mengimbau ke pada masyarakat Palembang, jangan membuang sampah sembarangan.

“Saya harap ketua RT, RW, Tokoh Masyarakat agar mengingatkan dan mengimbau warga dan masyarakat untuk tidak membuang sampah di aliran sungai maupun di tempat lainnya. Tolong buanglah sampah pada tempatnya, sehingga program Walikota Gotong Royong  dan bersih-bersih sungai yang menurut data yang ada terdapat lebih kurang 370 aliran anak sungai yang dibersihkan dan tersisa 95 dapat terselesaikan serta kembali normal seperti zaman kerajaan Sriwijaya,” imbau Sekda Kota Palembang sembari mengakhiri ucapannya.

Baca Juga:  Bongkar Dugaan Skandal Rp70 Miliar Perjadin Setwan DPRD Sumsel: Dari Pungli Rp500 Ribu hingga Perjalanan Fiktif

Warga Kelurahan 14 Ulu RT 11, Ghasim (45) menyampaikan sangat setuju dengan kegiatan yang dilaksanakan pemerintah kota Palembang.

“Kami selaku warga sangat mendukung program gotong royong dan pembersihan aliran khususnya sungai Kangkang ini. Kami berharap agar program ini terus berkelanjutan, kegiatan ini juga sangat membantu,” bebernya.

Warga dan OPD melebur jadi satu dalam kegiatan Gotong Royong
Warga dan OPD melebur jadi satu dalam kegiatan Gotong Royong

Sementara itu Kepala Dinas Pera KP, Ir HM Affan Prapanca MT mengungkapkan, setiap minggu pemerintah kota Palembang dan OPD untuk berbagi wilayah dan zona untuk melakukan secara rutin kegiatan gotong royong.

“Terkait dengan pelaksanaan kegiatan, kami sangat antusias secara bersama-sama untuk membersihkan aliran-aliran sungai yang kotor dan diselimuti dengan sampah,” ungkap Afan.

Ia menambahkan, Kita harus mendukung semua program pemerintah, terkhusus menjaga kebersihan, ini merupakan  tanggung jawab kita semua tanpa harus ditawar mengingat, saat ini sudah masuk musim penghujan.

“Perlu kita ketahui adanya camat dan lurah merupakan perpanjangan tangan pemerintah untuk melaksanakan serta mensosialisasikan semua kegiatan kepada masyarakat. Saya harap semua peran mereka harus dijalankan tanpa terkecuali dan hal tersebut selalu diingatkan oleh Sekda Kota Palembang agar masyarakat harus diarahkan untuk turut serta dan peduli untuk menjaga kebersihan,”tutup Kadis Pera KP. (Abror Vandozer)

Berita Terkait

Revitalisasi Rusun Ilir Barat Dikebut, Kementerian PKP Turun Langsung ke Palembang
Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA
Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan
CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar
Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong
RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi
EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:05 WIB

Revitalisasi Rusun Ilir Barat Dikebut, Kementerian PKP Turun Langsung ke Palembang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:38 WIB

CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:47 WIB

RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi

Berita Terbaru