9.8 Persen Warga Sumsel Terdampak Pendapatan, Dinsos Sumsel Bagikan Sembako

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2020 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan, Mirwansyah

Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan, Mirwansyah

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG –Mewabahnya penyebaran virus covid 19 tentu berdampak pada kehidupan masyarakat terutama warga menengah ke bawah.

Oleh sebab itu, Dinas Sosial Sumatera Selatan (Dinsos Sumsel) siap membantu masyarakat yang terdampak pendapatan dari virus covid 19 dengan program pembagian sembako.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumsel Mirwansyah saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (2/4/20).

Mirwansyah mengatakan, Pemerintah telah membuat kebijakan larangan berkumpul, dan keluar rumah untuk mencegah penyebaran covid 19. Sehingga hal itu akan berdampak bagi masyarakat menengah ke bawah untuk mencari makan, seperti tukang ojek, buruh panggul, taksi, dan penjual makanan. Jadi dampak covid 19 ini jelas dirasakan mereka bekerja mencari uang, untuk makan setiap harinya.

Baca Juga:  Divonis 1 Tahun Penjara, Terdakwa Pulang "Melenggang" Tidak Ditahan

“Mereka tentu terdampak dari masalah covid 19 ini. Karena pendapatannya berkurang. Jangan sampai masalah covid 19 ini mengganggu masalah ekonomi masyarakat. Gubernur menginginkan dampak ini harus segera diurus,” ujarnya.

Mirwansyah menuturkan, penerima sembako ini didata dalam base data terpadu. “Kita tidak tahu virus ini sampai kapan. Namun sudah pasti, ada dampak langsung dari virus covid 19 ini, karena akan berakibat dengan munculnya penduduk hampir miskin,” bebernya.

Untuk pendataan penerima sembako ini, lanjut Mirwansyah, didata oleh tenaga kerja sosial kecamatan (TKSK) dan RT.

“Pendataannya dari 30 Maret sampai tanggal 6 April. Tapi ada kemungkinan diperpanjang lagi, ” tambahnya.

Baca Juga:  Kapolres OKU Timur: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Perkuat Pelayanan dan Keamanan

Mirwansyah mengungkapkan, di Sumsel diperkirakan ada sekitar 9,8 persen masyarakat dari total jumlah penduduk di Sumsel yang terdampak dari masalah covid 19. “Jika dihitung ada sekitar 100 ribu orang hampir miskin, akibat dari covid 19 ini, ” bebernya.

Bantuan yang diberikan nanti, sambung Mirwansyah, adalah berupa sembako. Dengan nominal jika dihitung nilai bantuannya sekitar Rp 200 ribu per paket.

“Kita harap bantuan ini sampai salah sasaran. Kepada yang mampu janganlah meminta bantuan ini. Karena banyak yang tidak mampu yang berhak menerima bantuan ini. Kita pastikan bantuan sembako ini disalurkan bulan ini, sesuai intruksi Gubernur, ” pungkasnya

Laporan Akip

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

81 Pejabat Pemkot Palembang Dilantik, Pesan Tegas Ratu Dewa untuk Dua Kepala OPD hingga Jajaran…
Wamenkes Pacu Pemberantasan TB di Palembang, Ratu Dewa Pastikan Program Tepat Sasaran
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
Kasus Dugaan Narkoba Wakil Walikota Menggantung! Pengamat: Mana Komitmen DPRD Palembang?
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
Kabut Asap Karhutla “Meradang” di Palembang, Aktivis Rawang Bilang Pemerintah Gagal dalam Tata Kelola
Kabupaten OKU Timur Maksimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026 ‎
Perumda Pasar Palembang Jaya Gandeng PTBA Benahi Pasar Tradisional ‎

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:22 WIB

81 Pejabat Pemkot Palembang Dilantik, Pesan Tegas Ratu Dewa untuk Dua Kepala OPD hingga Jajaran…

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Wamenkes Pacu Pemberantasan TB di Palembang, Ratu Dewa Pastikan Program Tepat Sasaran

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Kasus Dugaan Narkoba Wakil Walikota Menggantung! Pengamat: Mana Komitmen DPRD Palembang?

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Kabut Asap Karhutla “Meradang” di Palembang, Aktivis Rawang Bilang Pemerintah Gagal dalam Tata Kelola

Berita Terbaru