7 Anarko Asal Jakarta Diperiksa Intensif di Polresta Palembang

- Jurnalis

Kamis, 8 Oktober 2020 - 23:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — 174 pendemo yang diamankan pihak Kepolisian pada Rabu 7 Oktober 2020, penyidik masih terus mendalami keterangan dari tujuh orang kelompok Anarko yang berasal dari Jakarta.

Hal itu dikemukakan Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji melalui Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM yang didampingi oleh Kasubbag Humas Polrestabes Palembang Akp Irene SIK, Kamis sore (8/10/2020) di Mapolrestabes Palembang.

“Total yang diamankan kemarin 174 orang. Dari hasil pemeriksaan, terdapat tujuh orang kelompok Anarko yang berasal dari Jakarta. Mereka sengaja datang ke Palembang, hanya untuk unjuk rasa di sini. Kini mereka masih terus menjalani pemeriksaan intensif penyidik Polrestabes Palembang,” jelas Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol.Drs Supriadi MM kepada awak media.

Baca Juga:  ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Kombes Pol.Drs. Supriadi MM menambahkan, dari 174 orang pendemo yang diamankan, turut disita barang bukti berupa bom melotov dan sajam.

“174 orang ini terprovokasi dari tujuh orang kelompok ini untuk bergerak di Kantor DPRD Provinsi Sumsel itu. Kini kami masih terus patroli, dengan siber untuk mengetahui admin pengerak massa ataupun media sosial yang digunakan aktor dibalik massa ini,” tukasnya.

Baca Juga:  Langkah Tegap Dina Nazwa Akila, Pembawa Baki Paskibraka OKU Timur di HUT RI ke-81

Mengetahui banyaknya pendemo yang diamankan merupakan para pelajar SMP maupun SMA dan SMK, Kabid Humas Polda Sumsel akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan pihak Diknas, Sekolah dan orang tua murid. “Kita akan koordinasi dengan Diknas, undang Kepala Sekolah dan memanggil para orang tua yang bersangkutan, untuk dilakukan pembinaan,” ujar Kabid Humas.

Hingga saat ini, 174 pendemo yang diamankan masih berada di Polrestabes Palembang. Dan mereka sudah diperiksa urine dan swab. Hasilnya hanya satu orang positif mengunakan adetamin, sementara swabnya semua negatif,” ujarnya.

Laporan Rel/Abror Vandozer

Berita Terkait

7 Penjaga Terakhir Warisan Palembang Dilantik, Ratu Dewa: Jangan Sampai Sejarah Tergusur Pembangunan
“Enjoy” Bikin Geger! Wali Kota Ratu Dewa Minta Maaf: Saya Tetap Peduli Warga ‎
Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel
PBB di Banyuasin Capai 81 Persen, Wilayah Perdesaan Justru Lebih Aktif
Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk
Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu
APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?
Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:24 WIB

7 Penjaga Terakhir Warisan Palembang Dilantik, Ratu Dewa: Jangan Sampai Sejarah Tergusur Pembangunan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:53 WIB

“Enjoy” Bikin Geger! Wali Kota Ratu Dewa Minta Maaf: Saya Tetap Peduli Warga ‎

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WIB

PBB di Banyuasin Capai 81 Persen, Wilayah Perdesaan Justru Lebih Aktif

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu

Berita Terbaru