5 Klaster Muncul dalam Sepekan: Kasus COVID-19 Alami Lonjakan

- Jurnalis

Sabtu, 1 Mei 2021 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi 5 Klaster Muncul dalam Sepekan: Kasus COVID-19 Alami Lonjakan

Ilustrasi 5 Klaster Muncul dalam Sepekan: Kasus COVID-19 Alami Lonjakan

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Dalam beberapa hari terakhir, kasus COVID-19 di Tanah Air meningkat cukup signifikan, hal ini ditandai dengan munculnya berbagai klaster Corona di berbagai tempat.

Pernyataan itu disampaikan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi dalam Konfrensi Pers Kemenkes, Jumat (30/4/2021).

“Pertama dimulai dari adanya klaster perkantoran, bukber, ketiga klaster tarawih di Banyumas. keempat klaster mudik di Pati, dan klaster takziah di Semarang,” kata dr Nadia.

Tentunya ini sangat mengkhawatirkan kita. “Karena kemungkinan terjadinya superspreader terjadi,” sambungnya.

dr Nadia memaparkan ada sejumlah faktor yang melatarbelakangi munculnya lima klaster COVID-19 dalam sepekan. Salah satunya ketidakdisiplinan masyarakat dalam prokes. “Dalam kasus klaster tarawih di Banyumas, dilaporkan 51 orang tertular COVID-19 usai satu orang jamaah tetap berangkat ke masjid meski sudah sakit Corona,” ujarnya.

Baca Juga:  UKK PKB Sumsel Resmi Dimulai, DPP Uji Calon Ketua DPC dari 7 Daerah

Kita juga harus tahu kalau dalam kondisi kesehatan yang kurang baik, ya sebaiknya tidak atau menunda. “Sampai kita sehat untuk berangkat shalat tarawih,” tegasnya.

Selain aktivitas tarawih, buka puasa bersama di bulan Ramadhan juga perlu menjadi perhatian. Meski buka puasa bersama tahun ini dibolehkan, protokol kesehatan tetap harus dijalankan.

Sementara, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM mengajak warga Sumsel untuk meningkatkan kewaspadaannya dan penerapan Prokes, mulai memakai masker, jaga jarak rajin mencuci tangan dengan sabun, jangan berkerumun.

Baca Juga:  Skandal Razia Liar Dishub Palembang: 19 Oknum Petugas Terancam Sanksi Berat

“Terutama dalam aktivitas sehari sehari baik dalam kegiatan Ibadah tarawih dan kegiatan yang mengundang berkumpul banyak orang buka bersama dan kegiatan lainnya tentunya kita sangat sayangkan dengan masyarakat masih acuh dan menganggap pandemi ini sudah berlalu,” ungkapnya saat dimintai keterangan di ruang kerjanya, Sabtu (1/5/2021).

Padahal, ujar Kombes Supriadi, masih ada dan kota Palembang saat ini masih Zona Merah. “Ayo tingkatkan penerapan Prokes dan hindari Mobilitas masyarakat untuk Mudik/Pulang Kampung,” imbaunya.

Pada prinsipnya, makan bersama jadi faktor yang sangat memungkinkan, “Menjadi faktor penularan bersama,” pungkasnya. (Abror Vandozer/rel)

Berita Terkait

Bus Palala Jurusan Padang Terbakar di Jalintim, 38 Penumpang Nyaris Terpanggang
Pengumuman Kelulusan SMP Lewat Virtual, ini Imbauan Disdik Palembang
PLN UID S2JB Tebar Kepedulian Lewat Qurban untuk Masyarakat Sekitar
Polda Sumsel Gebrak “Sumsel Bhayangkara Run 2026” Total Hadiah Capai Rp367 Juta hingga Ratusan Doorprize
Pembunuhan Sadis Perempuan di Muara Enim Dipicu Hal Sepele
Herman Deru Pastikan 18 Sapi Kurban dari Presiden Prabowo Tepat Sasaran
Ribuan Jamaah Salat Iduladha Padati Islamic Center, Wali Kota Prabumulih Serahkan Hewan Kurban
Kompetisi DANCOW Indonesia Cerdas Perdana Hadir di Palembang, SD Patra Mandiri 2 Maju Babak Final

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:18 WIB

Bus Palala Jurusan Padang Terbakar di Jalintim, 38 Penumpang Nyaris Terpanggang

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:33 WIB

Pengumuman Kelulusan SMP Lewat Virtual, ini Imbauan Disdik Palembang

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:34 WIB

PLN UID S2JB Tebar Kepedulian Lewat Qurban untuk Masyarakat Sekitar

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:35 WIB

Polda Sumsel Gebrak “Sumsel Bhayangkara Run 2026” Total Hadiah Capai Rp367 Juta hingga Ratusan Doorprize

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:38 WIB

Herman Deru Pastikan 18 Sapi Kurban dari Presiden Prabowo Tepat Sasaran

Berita Terbaru