HUJAN disertai angin kencang melanda Kabuapten Ogan Komering Ulu (OKU) dan Ogan Ilir (OI) Provinsi Sumatera Selatan pada Sabtu 17 April 2021.
“Jumat, 16 April 2021, pukul 10.00-03.00 WIB dan telah terjadi hujan di wilayah Desa Kedondong Kecamatan Peninjauan dengan intensitas bervariasi dari sedang hingga lebat dengan durasi waktu cukup lama (bervariasi) hingga mengakibatkan terjadinya pergerakan tanah di wilayah daerah aliran Sungai (DAS) Ogan sehingga terjadinya longsor dan mengakibatkan beberapa rumah dan fasilitas umum di dekat DAS Ogan ikut terdampak longsor tersebut,” ungkap Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Selatan (BPBD Sumsel) Anshori dalam laporannya melalui pesan elektronik (WA), Minggu (18/4/2021).
Dalam video yang tersebar dengan durasi pendek, memperlihatkan hujan deras disertai angin kencang merobohkan papan merk salah satu SPBU, tumbangnya pohon binjai dekat pemakaman Layo, robohnya atap salah satu bangunan milik warga, tumbangnya pohon dekat Cimol dan menimpa beberapa kendaraan di sekitarnya serta menutup akses jalan umum. “Untuk diketahui saat ini Ketua BPBD Sumsel sedang berada di OKU guna meninjau langsung lokasi kejadian,” ujarnya.
Dikatakan Anshori, BPBD OKU bersama tim Satgas Bansor menurunkan personil dan peralatan ke lokasi Longsor apabila dibutuhkan dalam kondisi darurat, serta Anggota Satgas bansor melakukan pembersihan terhadap pohon tumbang yang terjadi di 2 Kecamatan.
“BPBD OKU bersama dengan Satgas Bansor yang langsung dipimpin oleh Plh Bupati OKU langsung meninjau lokasi longsor dan hujan disertai angin kencang di wilayah Kecamatan Baturaja Timur dan Baturaja Barat untuk melakukan kaji cepat yang akan disampaikan ke Gubernur Sumsel, BPBD Provinsi Sumsel dan BNPB Pusat,” jelasnya.
Di sisi lain, Anshori juga menyampaikan di Ogan Ilir hujan dan agin kencang melanda Desa Penyandingan, Sudimampir, Ulak Bading, Muara Penimbung Ulu, Kecamatan Indralaya dan mengakibatkan 15 rumah rusak.
“Alhmadulillah, di dua Kabuapten (OKU-OI) tidak terdapat korban jiwa. Pusdalops BPBD OKU dan OI melakukan pemantauan terhadap cuaca 1×24 jam dan meneruskan peringatan dini ke masyarakat dan Instansi terkait yang disampaikan oleh pihak BMKG,” jelas Sekretaris BPBD Sumsel.
Ia pun menambahkan menyikapi kondisi iklim yang cukup ekstrim saat ini dikarenakan adanya Siklon Tropis. “Masyarakat untuk hati hati dan waspada karena adanya hujan disertai angin kencang serta mengikuti informasi cuaca secara update yang disampaikan oleh BMKG,” tukasnya.
Laporan Abror Vandozer


![Kepala Bidang Penanganan Darurat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Selatan [BPBD Sumsel] Anshori](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2021/02/Sekretaris-BPBD-Sumsel-Anshori-800x854.jpg)

![Festival Perahu Bidar Tradisional [gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260817-WA0010-225x129.jpg)





![Festival Perahu Bidar Tradisional [gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260817-WA0010-129x85.jpg)







![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)
