Warning Wali Kota Palembang: Dishub Jangan Main-main Soal Parkir, Liar Tindak Tegas “Indomaret/Alfamart”

- Jurnalis

Selasa, 29 April 2025 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Ratu Dewa dalam rapat evaluasi jajaran Dishub di ruang Setda Kota Palembang lantai 8, Selasa 29 April 2025.

Wali Kota Ratu Dewa dalam rapat evaluasi jajaran Dishub di ruang Setda Kota Palembang lantai 8, Selasa 29 April 2025.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Wali Kota Ratu Dewa mengevaluasi kinerja Dinas Perhubungan [Dishub] Kota Palembang dalam penataan parkir hingga perbaikan lampu penerangan jalan umum [PJU].

Bahkan dia menginstruksikan jajaran Dishib untuk menertibkan parkir liar di sejumlah titik di Kota Palembang, terlebih soal tata letak [posisi] kendaraan saat parkir.

“Saya ingin lihat implementasi di lapangan. Contoh banyak parkir di sepanjang Jalan Angkatan 45, Sudirman dan sebagainya. Kalau ada parkir liar harus tindak tegas agar tidak ada penyempitan yang menyebabkan kemacetan dan komplain dari pengguna jalan lain,” tegas Dewa dalam rapat evaluasi jajaran Dishub di ruang Setda Kota Palembang lantai 8, Selasa 29 April 2025.

Baca Juga:  Jelang Penutupan TMMD ke-129, Danramil Sukarami Pimpin Apel Pembersihan di Talang Jambe

RD [sapaanya] menuturkan bahwa dirinya cukup banyak menerima pengaduan parkir liar di Indomaret dan Alfamart yang seharusnya gratis.

“Butuh tindakan tegas, bila perlu adakan kerja sama dengan aparat kepolisian,” kata Dewa.

Mantan sekda Palembang ini juga memperingatkan jajaran Dishub untuk tidak bermain-main dengan parkir.

“Kalau ada oknum Dishub yang bermain-main, tidak segan akan diberi sanksi,” tegasnya kembali.

Baca Juga:  Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎

Wujudkan Palembang Terang Benderang

Soal lampu PJU, RD meminta jajaran Dishub untuk bergerak cepat mewujudkan Program Palembang Terang Benderang. Dalam jangka pendek dan menengah akan diadakan penambahan sarana prasarana, penambahan mobil crane dan sepeda motor yang bisa masuk ke lorong-lorong untuk percepatan.

Selanjutnya, untuk jangka menengah dan jangka panjang penggunaan lampu jalan akan menggunakan teknologi terbaru. “Saya minta semuanya harus terang benderang,” pungkas Ratu Dewa.

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WIB

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Kamis, 17 September 2026 - 20:33 WIB

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Sabtu, 12 September 2026 - 13:09 WIB

Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB