Tips Olahraga di Masa Pandemi, ini kata Kapolda Sumsel

- Jurnalis

Rabu, 6 Januari 2021 - 22:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM melakukan jalan sehat santai bersama pejabat utama (PJU) Polda Sumsel di Komplek Pakri Palembang, Rabu (6/1/2021).

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM melakukan jalan sehat santai bersama pejabat utama (PJU) Polda Sumsel di Komplek Pakri Palembang, Rabu (6/1/2021).

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Kesibukan yang padat membuat seseorang melupakan untuk berolahraga. 

Kebiasaan jarang bergerak atau berolahraga bisa membuat seseorang mudah sakit karena daya tahan tubuh melemah. Jika anda merasa tidak punya cukup waktu untuk berolahraga, jalan santai dapat menjadi alternatif untuk dijadikan rutinitas harian.

Hal itu diungkapkan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM saat melakukan jalan sehat santai bersama pejabat utama (PJU) Polda Sumsel di Komplek Pakri Palembang, Rabu (6/1/2021).

Jalan santai merupakan salah satu aktivitas fisik yang banyak digemari orang.

Tak hanya murah dan mudah dilakukan, ada beragam manfaat jalan santai untuk kesehatan yang juga dapat anda peroleh.

“Meski terkesan sederhana, kebiasaan sering jalan kaki atau jalan santai menawarkan beragam manfaat untuk kesehatan tubuh, mulai dari menurunkan berat badan, meningkatkan kekuatan tulang, mengurangi stres, dan juga dapat memberikan kesehatan,” jelas Kapolda.

Agar tubuh tetap bugar dan sehat, anda perlu rutin berolahraga selama kurang lebih 30 menit setiap hari atau setidaknya 3–4 kali seminggu.

Jenis olahraga yang anda pilih pun bisa beragam, termasuk jalan santai. Selain praktis dan mudah dilakukan, ada banyak manfaat jalan santai yang bisa Anda peroleh jika rutin melakukannya, antara lain, menurunkan berat badan.

“Jika anda termasuk orang yang tidak terbiasa melakukan olahraga berat, tetapi ingin menurunkan berat badan, dapat mencoba jalan santai. Jalan santai dengan ritme cepat selama 30 menit dapat membakar sekitar 150 kalori di dalam tubuh. Dengan terbakarnya kalori, jaringan lemak berlebih di dalam tubuh pun akan terpangkas sehingga berat badan anda juga ikut berkurang. Agar manfaat jalan santai yang satu ini bisa lebih optimal, Anda juga disarankan untuk menjalani pola makan sehat,” ujarnya.

Baca Juga:  Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat

Kedua, menjaga kesehatan jantung, olahraga jenis apa pun, termasuk jalan santai, sangat bermanfaat untuk memelihara kesehatan jantung.

“Ketika Anda rajin bergerak atau sering jalan santai, sirkulasi darah di dalam tubuh akan lebih lancar. Olahraga rutin juga baik untuk menurunkan tekanan darah dan kolesterol. Dengan rutin bergerak dan melakukan jalan santai, risiko Anda terkena penyakit jantung pun akan menurun,” kata Kapolda Irjen Pol Prof Eko.

Ketiga, mencegah diabetes, menurut Jendral Eko, bukan hanya menurunkan risiko penyakit jantung, jalan santai juga bisa menurunkan risiko penyakit diabetes, dengan rutin berolahraga dan berjalan santai, tubuh akan lebih aktif dalam mengolah gula darah sehingga kadarnya bisa lebih terkontrol. “Beberapa riset juga menunjukkan bahwa orang yang rutin menjalani aktivitas fisik atau berolahraga, termasuk berjalan santai, memiliki risiko yang lebih rendah untuk mengalami resistensi insulin dan diabetes tipe 2,” terangnya.

Keempat, dapat meningkatkan kekuatan tulang dan otot. Jalan santai secara rutin juga bermanfaat untuk menjaga kekuatan tulang dan otot, terutama pada lansia. Kebiasaan baik ini bahkan bisa mengurangi risiko terjadinya penyakit osteoporosis.

Baca Juga:  Wamenkes Pacu Pemberantasan TB di Palembang, Ratu Dewa Pastikan Program Tepat Sasaran

Kelima, menjaga daya tahan tubuh, kebiasaan jarang bergerak atau berolahraga bisa membuat anda mudah sakit karena daya tahan tubuh melemah. Jika Anda merasa tidak punya cukup waktu untuk berolahraga, Anda bisa menjadikan jalan santai sebagai rutinitas harian.

“Cobalah untuk menyempatkan diri untuk berjalan santai, misalnya saat pagi sebelum memulai aktivitas atau sore hari setelah pulang bekerja, setidaknya selama 30 menit,” tuturnya.

Dan Keenam, dapat mengurangi stres. Saat anda berolahraga dan berjalan santai, tubuh akan menghasilkan hormon endorfin yang dapat mengatasi stres secara alami. Tak hanya mengelola stres, jalan santai juga bisa memperbaiki suasana hati, mengurangi rasa cemas dan depresi, serta membuat tidur lebih nyenyak.

“Agar lebih menyenangkan, Anda bisa berjalan santai sambil melihat tanaman dan lingkungan sekitar,” paparnya.

Dikatakan Kapolda Sumsel, selama pandemi COVID-19, anda tetap perlu menerapkan protokol kesehatan dengan selalu menjaga jarak fisik saat berolahraga, sebisa mungkin, pilihlah rute jalan santai yang tidak terlalu ramai guna menjaga jarak dan mengurangi kontak fisik dengan orang lain,

“Tetap memakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun. Selain itu juga kita diberikan nikmat mata dan dapat melihat suasana yang indah dan alami melihat kolam ikan yang dikelilingi tanaman sayur sayur yang hijau,” imbau Jenderal Eko sembari jalan santai sehat menghirup udara segar mengelilingi seputaran kampung Tangkal Mang Pedeka Komplek Pakri Palembang. (Abror Vandozer/Rel)

Berita Terkait

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam
Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla–ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎
Wamenkes Pacu Pemberantasan TB di Palembang, Ratu Dewa Pastikan Program Tepat Sasaran
Kabut Asap Karhutla “Meradang” di Palembang, Aktivis Rawang Bilang Pemerintah Gagal dalam Tata Kelola
Ancaman Penyakit Infeksi Baru Meningkat, RSMH Palembang Minta Masyarakat Waspada dan Perkuat Deteksi Dini

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 20:27 WIB

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Senin, 28 September 2026 - 14:04 WIB

Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Senin, 14 September 2026 - 18:04 WIB

ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut

Senin, 7 September 2026 - 15:55 WIB

PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla–ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎

Berita Terbaru

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Headlines

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Selasa, 29 Sep 2026 - 20:27 WIB