Semangat Paskibraka Bersama Forkopimda di Tengah Guyuran Hujan

- Jurnalis

Selasa, 17 Agustus 2021 - 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semangat Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke 76 diperlihatkan tim Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) bersama Forkopimda Kota Palembang, saat menjalani prosesi akhir dari rangkaian upacara HUT RI di tengah guyuran hujan.

Semangat Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke 76 diperlihatkan tim Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) bersama Forkopimda Kota Palembang, saat menjalani prosesi akhir dari rangkaian upacara HUT RI di tengah guyuran hujan.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Semangat Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke 76 diperlihatkan tim Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) bersama Forkopimda Kota Palembang, saat menjalani prosesi akhir dari rangkaian upacara HUT RI di tengah guyuran hujan.

Suasana tersebut tak menurunkan semangat dan ketangguhan Kemerdekaan Republik Indonesia yang dilaksanakan di halaman rumah dinas Walikota Palembang, Selasa (17/8/2021) sore.

Baca Juga:  Katim Wasev Apresiasi Hasil Pembangunan Sumur Bor TMMD Ke-129, Minta Warga Ikut Menjaga

Dipimpin Kapolrestabes Kota Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra selaku Inspektur upacara penurunan sang saka Merah Putih berjalan lancar, dan penuh khidmat.

“Makna kemerdekaan kita di 76 tahun Kemerdekaan ini, di tengah COVID-19 sesuai arahan dari Presiden, Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh,” ungkapnya.

Baca Juga:  H-1 Penutupan TMMD ke-129, RTLH Pak Karyo Masuki Tahap Akhir dan Terus Dirapikan

Negara kita diuji dengan pandemi COVID-19, maka masyarakat, TNI-Polri dan semua stakeholder untuk bersatu menghadapi pandemi COVID ini.

“Tangguh artinya kita kuat menghadapi cobaan, baik itu intoleransi, maupun lainnya termasuk pandemi COVID-19 ini, kemudian kita tumbuh lagi menjadi bangsa yang beradab, bangsa yang tumbuh,” tutupnya.

Berita Terkait

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WIB

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Kamis, 17 September 2026 - 20:33 WIB

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Sabtu, 12 September 2026 - 13:09 WIB

Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB