Retribusi Jalan Sampah Menumpuk di Jalan Panglima Polem Kisaran

- Jurnalis

Selasa, 30 September 2025 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampah di sepanjang parit Jalan Panglima Polem Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara kian menumpuk. [Foto: SHD-WI]

Sampah di sepanjang parit Jalan Panglima Polem Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara kian menumpuk. [Foto: SHD-WI]

WIDEAZONE.com, ASAHAN | Sampah di sepanjang parit Jalan Panglima Polem Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara kian menumpuk, bahkan sudah tiga bulan tidak dibersihkan, padahal retribusi sampah jalan dan dibayar setiap bulan.

“Samph ini kian lama menumpuk, padahal kami para pedagang di Jalan Panglima Polem ini, setiap bulannya membayar retribusi sebesar Rp20 ribu,” ketus ssjumlah warga dan pedagang Jalan Panglima Polem dalam keterangan pada Selasa 30 September 2025.

Soal tumpukan sampah, mereka mendesak pihak atau dinas terkait untuk membersihkannya.

Serupa, Virgo Wijaya salah satu pedagang cemilan mengatakan tumpukan sampah telah menyumbat aliran air, berdampak banjir. Selain itu, lingkungan tercemar akibat bau tak sedap hingga memicu penyakit. “Mengatasi problema sampah sangat penting dan harua rutin. Tentunya menjadi kemaslahatan bersama, meski setiap bulan bayar retribusi,” ujarnya.

Baca Juga:  Di Tengah Isu Demo Memanas, Hashim Tegaskan Jakarta Aman: Saya Datang Karena Percaya SMSI

Sementara, menyikapi persoalan, Sekretaris Camat [Sekcam] Kota Kisaran Barat, Asahan, Zulkifli Panjaitan menegaskan dalam waktu dekat, pihaknya dan kelurahan secepatnya akan melaksanakan gotong royong.

Tak hanya aksi bersih-bersih, kata Sekcam, pihaknya akan terus menekankan kesadaran, mengdukasi masyarakat tentang dampak membuabg sampah sembarangan terutama di seputaran pajak Jalan Panglima Polem.

Baca Juga:  200 Mobil Listrik Asal Vietnam Bakal Ngaspal di Palembang, Pantik Sorotan Tajam DPRD, Dishub Belum Tahu Soal Sertifikasi Supir

“Peran masyarakat dan pedagang sangat dibutuhkan. Untuk itu, warga dan pedagang perlu diingatkan agar membuang sampah pada tempatnya,” sebutnya.

“Pemerintah setempat, masyarakat dan pedagang perlu melakukan pembersihan parit secara rutin terutama saat menjelang musim hujan,” harapnya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan, Jhony Pardamean Barus mengungkap untuk drainase kewenangan Dinas PUTR Asahan.

“Iya, sampah ataupun sendimen di dalam paret biasanya ditangani oleh Dinas PUTR Asahan. Namun begitu, nanti saya lapor ke bidangnyanya biar dapat berkoordinasi,” kialhnya.

Laporan Hadi Darmawan | Edtor Abror Vandozer

Berita Terkait

7 Penjaga Terakhir Warisan Palembang Dilantik, Ratu Dewa: Jangan Sampai Sejarah Tergusur Pembangunan
“Enjoy” Bikin Geger! Wali Kota Ratu Dewa Minta Maaf: Saya Tetap Peduli Warga ‎
Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel
PBB di Banyuasin Capai 81 Persen, Wilayah Perdesaan Justru Lebih Aktif
Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk
Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu
APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?
Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:24 WIB

7 Penjaga Terakhir Warisan Palembang Dilantik, Ratu Dewa: Jangan Sampai Sejarah Tergusur Pembangunan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:53 WIB

“Enjoy” Bikin Geger! Wali Kota Ratu Dewa Minta Maaf: Saya Tetap Peduli Warga ‎

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WIB

PBB di Banyuasin Capai 81 Persen, Wilayah Perdesaan Justru Lebih Aktif

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu

Berita Terbaru