Pusri Sebut Bukan Pabrik Conveyor yang Terbakar Tapi Atap

- Jurnalis

Jumat, 18 Agustus 2023 - 21:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Conveyor PT Pusri Palembang, Foto: Suherman

Conveyor PT Pusri Palembang, Foto: Suherman

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Viral di media sosial insiden kebakaran di Pabrik Conveyor Steam Turbin Generator [STB] batu bara pada Jumat 18 Agustus 2023 dini hari sekitar pukul 1.55 WIB.

“Pada 18 Agustus 2023 terjadi trouble di area line conveyor menuju Steam Turbin Generator STG batu bara PT Pusri Palembang,” ungkap VP Humas PT Pusri Rustam kepada WIDEAZONE.com, Jumat [18/8/2023].

Rustam menjelaskan kejadian bermula saat api muncul di atap penutup Conveyor Gallery, sekitar pukul 01.45 WIB. Penutup Conveyor Gallery ini berfungsi untuk melindungi belt conveyor.

Baca Juga:  70 CCTV AI Kepung Palembang, Incar Pelaku Pencurian Aset PJU

“Alarm dan sistem proteksi pengamanan berupa fire springkle bekerja dengan baik dan didukung oleh pemadam kebakaran milik PT Pusri Palembang, sehingga api berhasil dipadamkan dalam waktu yang cepat kurang dari satu jam,” ujarnya.

Kondisi Aman, Penyaluran Pupuk Normal

Saat ini, jelas VP Humas Pusri ini, kondisi telah aman dan terkendali, pabrik tetap beroperasi normal dan tidak ada korban dalam kejadian tersebut. “Dugaan sementara penyebab terbakarnya atap Conveyor berasal dari korsleting arus listrik,” jelasnya.

Baca Juga:  Kasus Dugaan Narkoba Wakil Walikota Menggantung! Pengamat: Mana Komitmen DPRD Palembang?

STG BB merupakan utilitas atau unit pendukung operasional pabrik, dan bukan merupakan main plant.

Ia pun menjelaskan manajemen Pusri selalu berkomitmen dalam menjalankan aspek keselamatan kerja dan lingkungan.

“Atas kondisi tersebut diyakinkan bahwa tidak akan mempengaruhi penyaluran pupuk,” tegasnya.

“Posisi stok pupuk tetap aman sesuai ketentuan di seluruh wilayah rayon penyaluran PT Pusri Palembang,” tambahnya.

Laporan Suherman | Editor AbV

Berita Terkait

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Drama Taksi Listrik Asal Vietnam, Sikap Ketua ADO Sumsel? Warganet Bongkar Jejak Seruan Demo
Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WIB

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Kamis, 17 September 2026 - 20:33 WIB

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Senin, 14 September 2026 - 11:42 WIB

Drama Taksi Listrik Asal Vietnam, Sikap Ketua ADO Sumsel? Warganet Bongkar Jejak Seruan Demo

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB