Puluhan WNA Cina Banjir di PT CRBC Muba, Pribumi “Kuli Parit”

- Jurnalis

Minggu, 16 Maret 2025 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan warga negara asing [WNA] asal Cina membanjiri PT China Road and Bridge Coorporation [CRBC] di Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Puluhan warga negara asing [WNA] asal Cina membanjiri PT China Road and Bridge Coorporation [CRBC] di Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

WIDEAZONE.com, MUBA | Puluhan warga negara asing [WNA] asal Cina membanjiri PT China Road and Bridge Coorporation [CRBC] di Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Kehadiran puluhan warga Negeri Tirai Bambu ini menimbulkan keresahan bagi warga sekitar, bahkan tidak memberikan dampak positif bagi perekonomian mereka.

Sebaliknya, warga Bayung Lencir justru merasa terpinggirkan dan hanya dijadikan sebagai “kuli parit” di proyek-proyek yang dikerjakan oleh perusahaan tersebut.

Menurut pengakuan warga, para WNA Cina tersebut menduduki posisi-posisi strategis di PT CRBC, mulai dari tenaga ahli hingga pekerja kasar.

Sementara, warga lokal hanya diberi kesempatan untuk bekerja sebagai buruh kasar dengan upah yang minim.

Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan, mengingat proyek-proyek yang dikerjakan PT CRBC menggunakan sumber daya alam [SDA] yang ada di wilayah Bayung Lencir.

Ketua LBH Perisai Keadilan Rakyat Tipikor Muba, Srianto SH mengungkap keprihatinannya atas kondisi yang terjadi di Bayung Lencir. Ia menilai bahwa kehadiran WNA Cina di PT CRBC telah melanggar Undang-Undang [UU] 13/2003 tentang Ketenagakerjaan.

Baca Juga:  Konsesi PT Hindoli Membara, Pemerhati Lingkungan: Bukan Kelalaian tapi Pembiaran

“Dalam undang-undang tersebut, diatur bahwa perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia wajib memprioritaskan tenaga kerja lokal,” jelasnya.

“Kami sangat menyayangkan masyarakat pribumi di Bayung Lencir seperti dianaktirikan,” dalam keterangan konfirmasi melalui pesan singkat elektronik pada Minggu 16 Maret 2025.

Menurut Srianto, seharusnya, kehadiran PT CRBC dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, bukan malah membuat mereka terpinggirkan. “Kami mendesak pemerintah untuk segera turun tangan dan menindak tegas perusahaan yang melanggar aturan ketenagakerjaan,” tegasnya.

Srianto juga menyoroti dugaan adanya praktik korupsi dan nepotisme dalam perekrutan tenaga kerja di PT CRBC.

Ia menduga bahwa perusahaan tersebut sengaja mendatangkan WNA Cina untuk menghindari kewajiban membayar upah yang layak kepada tenaga kerja lokal.

“Kami akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Kami tidak akan membiarkan masyarakat Bayung Lencir terus-menerus dizalimi oleh perusahaan asing yang tidak bertanggung jawab,” tegas Srianto.

Baca Juga:  Pengurus IKADI Palembang 2026–2031 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Dakwah Moderat

Terpisah, Kepala Seksi Teknologi Informasi Imigrasi Kota Palembang, Dedi Firman mengatakan bahwa soal WNA asal Cina di PT CRBC ini, pihaknya baru mendapatkan informasinya. “Kami, akan cek dulu soal PT CRBC ini, apakah terdaftar atau tidak di Kantor Imigrasi untuk pelayanan izin tinggal orang asing yang ada di peruaahaan tersebut? Itu langkah pertama,” ungkapnya dalam keterangan melalui sambungan elektronik pada Minggu 16 Maret 2025.

Kedua, ujar Dedi, bila memang benar terdapat WNA, pihaknya akan mengkroscek berdasarkan info disampaikan dalam konfirmasi.

“Tapi langkah ini, sudah disampaikan pasa bagian di lapangan untuk dimonitor. Nah ini sebagai tindakan awal,” kata dia.

Dikatakan Dedi, besok pihaknya [Imigrasi Palembang] akan mengecek di sistem terkait PT CRBC tersebut, apakah ada menempatkan orang asing di daerah Musi Banyuasin hingga data perusahaan?

Laporan Suherman | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Bus Palala Jurusan Padang Terbakar di Jalintim, 38 Penumpang Nyaris Terpanggang
Gubernur Herman Deru Sebut Sumsel Zero Konflik, Kader NU Diminta Perkuat Moderasi dan Kerukunan
Pengumuman Kelulusan SMP Lewat Virtual, ini Imbauan Disdik Palembang
PLN UID S2JB Tebar Kepedulian Lewat Qurban untuk Masyarakat Sekitar
Polda Sumsel Gebrak “Sumsel Bhayangkara Run 2026” Total Hadiah Capai Rp367 Juta hingga Ratusan Doorprize
Pembunuhan Sadis Perempuan di Muara Enim Dipicu Hal Sepele
Open House Idul Adha 1447 Wagub Cik Ujang Buka Rumah Dinas untuk Semua Kalangan
Gubernur Herman Deru Isi Hari Raya Idul Adha dengan Berbagi Kurban

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:18 WIB

Bus Palala Jurusan Padang Terbakar di Jalintim, 38 Penumpang Nyaris Terpanggang

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:00 WIB

Gubernur Herman Deru Sebut Sumsel Zero Konflik, Kader NU Diminta Perkuat Moderasi dan Kerukunan

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:33 WIB

Pengumuman Kelulusan SMP Lewat Virtual, ini Imbauan Disdik Palembang

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:34 WIB

PLN UID S2JB Tebar Kepedulian Lewat Qurban untuk Masyarakat Sekitar

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:35 WIB

Polda Sumsel Gebrak “Sumsel Bhayangkara Run 2026” Total Hadiah Capai Rp367 Juta hingga Ratusan Doorprize

Berita Terbaru