WIDEAZONE.COM, PALEMBANG--Dalam menghadapi pasar global memang membuat perguruan tinggi harus meningkatkan kerjasama internasional untuk menjaring networking sehingga berdampak pada peningkatan kualitas perguruan tinggi. Oleh Karena itu, Koordinator Perguruan Tinggi Kegamaan Islam Swasta (Kopertais) Wilayah VII Sumbagsel, Muhammad Sirozi mendorong kampus keagmaan yang berada di kawasan Sumbangsel agar ikut terlibat dalam kerjasama internasional.
Dijelaskan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang ini, kerjsama internasiola saat ini belum tersentuh oleh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS). Pihaknya ingin kampus keagamaan bisa terlibat secara langsung berbagai kegiatan internasional. “Salah satu upaya yang dilakukan dengan melakukan kerjsama dengan kampus negara lainnya,” ungkapnya usai acara MoU dan pelantikan Forum Pimpinan PTKIS di aula lantai 3 gedung Rektorat UIN Raden Fatah Palembang, Rabu (30/01/2019).

Menurut Sirozi, selain kerjasama internasional masih banyak Pekerjaan Rumah (PR) yang harus diselesaikan PTKIS di wilayah Sumbangsel, seperti masalah perbaikan Sumber Daya Manuasi (SDM), masalah keuangan, fasilitas gedung dan lain sebagainya. “PTKIS yang masih berstatus sekolah tinggi kita dorong agar meningkatkan statusnya menjadi Institut, salahnya satunya mereka tidak kuliah di gedung sewaan,” tegasnya.
Ditambahkan Sirozi, saat ini ada 56 PTKIS di wilayah Kopertasi Wilayah VII Sumbangsel. Dari jumlah total tersebut baru ada 5 PTKIS yang berstatus Institut Agama Islam Swasta. “Menjadikan sekolah tinggi menuju institute menjadi tugas kita bersama kedepannya,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Forum PTKIS Sumbangsel, Taufik mengaku, pihaknya akan bentuk koordinasi bersama PTKIS terkait, agar mereka terdorong melakukan kerjsama antar PTKIS ataupun dengan kampus ternama lainnya hingga kampus di luar negeri.” Ini merupakan salah satu Program Forum PTKIS untuk kedepan, dalam upaya meningkatkan kualitas kampus Keagamaan Islam,” ucapnya. (hasan basri).



![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-225x129.jpg)
![Koalisi Pers Sumsel saat menemui Komisioner Komisi Kepolisian Nasional [Kompolnas], Dr Supardi Hamid, di Mapolda Sumsel, Senin 19 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261019-WA0011-225x129.jpg)

![ratusan massa Masyarakat Cinde Bersatu [MCB] menggelar aksi demonstrasi di Kantor Badan Pertanahan Nasional [BPN] Kota Palembang untuk mempertanyakan legalitas lahan yang digunakan sebagai dasar penutupan jalan pada Senin 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/Pertanahan-Nasional-BPN-Kota-Palembang-untuk-mempertanyakan-legalitas-lahan-yang-digunakan-sebagai-dasar-penutupan-jalan-pada-Senin-20-Oktober-2026-225x129.jpg)
![Anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Palembang, Andreas Okdi Priantoro. [AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0004-225x129.jpg)

![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-129x85.jpg)
![Koalisi Pers Sumsel saat menemui Komisioner Komisi Kepolisian Nasional [Kompolnas], Dr Supardi Hamid, di Mapolda Sumsel, Senin 19 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261019-WA0011-129x85.jpg)

![ratusan massa Masyarakat Cinde Bersatu [MCB] menggelar aksi demonstrasi di Kantor Badan Pertanahan Nasional [BPN] Kota Palembang untuk mempertanyakan legalitas lahan yang digunakan sebagai dasar penutupan jalan pada Senin 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/Pertanahan-Nasional-BPN-Kota-Palembang-untuk-mempertanyakan-legalitas-lahan-yang-digunakan-sebagai-dasar-penutupan-jalan-pada-Senin-20-Oktober-2026-129x85.jpg)
![Anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Palembang, Andreas Okdi Priantoro. [AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0004-129x85.jpg)


![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-360x200.jpg)

![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)
