Pro dan Kontra Penerapan Vaksin Anti Corona

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2020 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pro dan Kontra Penerapan Vaksin Anti Corona

Pro dan Kontra Penerapan Vaksin Anti Corona

PROYEK depopulasi yang digagas Bill Gates terkait vaksin anti corona, menjadi pertentangan dari sejumlah tokoh.

Pengamat sosial politik dan kemasyarakatan dari Universitas IBA Palembang, Dr Tarech Rasyid, mengatakan bangsa Indonesia patut mewaspadai obsesi Bill Gates tersebut.

“Saya menyarankan agar pemerintah Indonesia tidak memberlakukan vaksin anti-corona terhadap rakyatnya. Kita khawatir akan membahayakan jiwa rakyat negeri ini,” ujar Tarech Rasyid ke pada Wideazone.com dan ZoomPost, Selasa (8/6/2020).

Tarech sependapat dengan apa yang diungkap mantan Menteri Kesehatan Indonesia ke-17, Ibu Siti Fadilah Supari tentang program ambisius Bill Gates yang akan melakukan uji coba vaksin anti-corona sebanyak tujuh miliar vaksin bagi penghuni dunia.

Baca Juga:  Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Menurut Tarech apabila program pemberlakuan vaksin anti-corona itu disertai penanaman microchip ke dalam tubuh manusia, ini sangat mencurigakan.

Terkait pemberlakuan itu, Tarech menyarankan agar pemerintah tidak memberlakukan vaksin anti-corona disertai penanaman microchip ke dalam tubuh manusia.

“Kebijakan ini ssngat mengkhawatirkan. Apalagi untuk mewujudkan obsesinya Bill Gates telah menjalin hubungan dengan pemerintah negara-negara di seluruh dunia termasuk Indonesia. Ini sangat menghawatirkan saya,” tegasnya.

Apalagi hubungan itu dikaitkan dengan vaksin anti-corona itu menjadi program resmi pemerintah. Maka itu, kata Tarech, pemerintah memang harus mewaspadainya.

Baca Juga:  Ketua DPRD Kota Prabumulih dan CP Sepakat Damai

Sementara itu, Dr dr Zulkhair Ali Sp PD KGH, setuju jika vaksin anti-virus corona itu diberlakukan ke pada mereka yang terkena virus berbahaya tersebut. Ini program kemanusiaan yang harus secepatnya diberlakukan.

“Apalagi program penyediaan vaksin itu dibiayai Bill Gates. Hanya saja yang patut diwaspadai adalah jangan ditunggangi kepentingan politis,” ujar Zulkhair Ali.

Sepanjang pengobatan itu murni dilakukan demi kemanusiaan, kata Zulkhair, sebagai dokter senior, ia setuju dengan upaya yang dilakukan Bill Gates. (*)

Laporan Abror/D’Miska
Editor Anto Narasoma

Berita Terkait

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
Kasus Dugaan Narkoba Wakil Walikota Menggantung! Pengamat: Mana Komitmen DPRD Palembang?
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
Kabut Asap Karhutla “Meradang” di Palembang, Aktivis Rawang Bilang Pemerintah Gagal dalam Tata Kelola
Kabupaten OKU Timur Maksimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026 ‎
FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani
Bidar Guncang Musi, Ribuan Warga Tumpah Meski Panas Menyengat
Bidar Kembali Berpacu di Sungai Musi, 7 Ulu Jadi Pusat Festival HUT RI

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Kasus Dugaan Narkoba Wakil Walikota Menggantung! Pengamat: Mana Komitmen DPRD Palembang?

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:58 WIB

BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Kabut Asap Karhutla “Meradang” di Palembang, Aktivis Rawang Bilang Pemerintah Gagal dalam Tata Kelola

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Kabupaten OKU Timur Maksimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026 ‎

Berita Terbaru