Pj Gubernur Agus Fatoni Bersama Menko PMK RI Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional di Sumsel

- Jurnalis

Senin, 23 Oktober 2023 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia (RI) Muhadjir Effendy menghadiri peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2023.

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia (RI) Muhadjir Effendy menghadiri peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2023.

WIDEAZONE.com, MUSI BANYUASIN | Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia (RI) Muhadjir Effendy menghadiri peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2023.

Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Rajawali Desa Mekar Jadi, Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Minggu 22 Oktober 2023.

Peringatan Hari Santri Nasional kali ini mengusung tema ‘Jihad Santri Jayakan Negeri’. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran, selanjutnya dilanjutkan salawat dan doa bersama untuk negeri.

Mengawali sambutannya, Fatoni mengucapkan terima kasih kepada Menko PMK RI Muhadjir Effendy yang telah menyempatkan hadir dalam perinngatan Hari Santri Nasional di Musi Banyuasin.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Menteri yang telah menyempatkan hadir di Sumatera Selatan semoga dengan kehadiran Bapak menjadi berkah pada momen hari santri ini,” kata Fatoni.

Baca Juga:  RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Fatoni menyebut Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel telah menyediakan anggaran yang cukup untuk pengembangan ponpes. Menurutnya, keberadaan ponpes bukan hanya sekedar lembaga pendidikan yang memberikan ilmu pengetahuan umum dan ilmu agama, namun juga sebagai tempat pembentukan karakter dan akhlak bagi generasi penerus bangsa.

“Pemprov Sumsel memberikan memperhatikan khusus dalam mendorong pengembangan Ponpes melalui menyediakan anggaran yang cukup, kita harap itu akan menjadi stimulus bagi Ponpes untuk berkembang dan semakin maju,” ucap Fatoni.

“Selain memberikan ilmu pengetahuan umum dan ilmu agama, Ponpes juga memberikan ilmu-ilmu yang dapat membentuk akhlak, karakter yang baik bagi para santri-santri. Dengan kedisiplinan yang ketat dalam mencetak santri-santri  mandiri yang Insya Allah mempunyai akhlak yang baik,” sambungnya.

Baca Juga:  Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi "All-in" Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Fatoni berpesan kepada para santri yang tengah mengenyam pendidikan di pondok, agar lebih giat belajar dengan tetap menyeimbangkan pendidikan ilmu pengetahuan  umum dengan ilmu agama.

“Para santri teruslah giat belajar, semoga Allah terus memberikan keberkahan untuk kita semua. Serta  selamat hari santri nasional,” tandasnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Menko PMK meminta agar Pemerintah Daerah (Pemda) mengalokasikan anggaran untuk kemajuan pondok pesantren di daerah.

“Kita ingin Pemda mengalokasikan anggaran untuk kemajuan Ponpes di daerah,” katanya.

Selain Menteri PMK RI, hadir juga Deputi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Agama Warsito, Staf Khusus Menteri Bidang PMK khoirul Muttaqin, Pj Bupati Muba Apriyadi, Rektor Universitas Muhammadiyah Malang Fauzan dan Dekan Fakultas Keamanan Nasional Universitas Pertahanan RI Pujo Widodo. [red]

Berita Terkait

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Berita Terbaru