BICARA soal makanan yang populer di kota Palembang, Sumatera Selatan tentu banyak sekali seperti Pempek, Kempelang, Kerupuk, Lenggang, Pempek Panggang, Kapal Selam, Otak otak dan masih banyak lagi.
Tentunya di bumi Sriwijaya banyak aneka ragam makanan, seperti menu masakan yang mengundang selera makan salah satunya masakan Pindang Ikan Patin Pedas Khas wong Palembang.
Hari ini, Dapur Bunda Kita akan membuat Pindang Ikan Patin Pedas, pertama kita akan mempersiapkan bahan bahannya terlebih dahulu, Ikan Patin 500 gram, jeruk nipis untuk melumuri ikan, garam 1 sendok teh, 10 cabe rawit/cabe burung (sesuai selera), Nanas potong potong 1/4 buah, daun kemangi 1 ikat, jahe iris satu ruas, lengkuas memarkan satu ruas, serai memarkan satu batang, daus salam dua lembar, daun jeruk empat lembar, jeruk nipis peras satu buah, gula pasir 1/2 sendok teh dan air 750 ml.
Bumbu yang harus dihaluskan sebelum kita masak yaitu cabe merah lima buah, cabe rawit/cabe burung (pedas sesuai selera) lima buah, bawang merah lima siung, bawang putih tiga siung, kunyit bakar dua ruas jari, dan dua terasi bakar.
Selanjutnya, Dapur Bunda kita akan mulai membuatnya, pertama, ikan patin kita bersihkan lalu dipotong potong sesuai keinginan, ikan dilumuri dengan jeruk nipis dan garam serta diamkan selama 30 menit selanjutnya bilas dengan air hingga bersih, kedua, tumis bumbu halus yang tadi kita persiapkan sampai harum aromanya, masukan serai, lengkuas, jahe, cabe rawit/cabe burung yang utuh, daun salam dan daun jeruk kemudian aduk rata dan dimasak hingga layu.
Ketiga, tuangkan air, masak hingga mendidih, keempat, tambahkan garam, gula dan air jeruk nipis aduk rata, kelima masukan potongan ikan masak sampai mendidih, keenam, masukan potongan buah nanas dan tomat biarkan buah tadi bersama ikan patin matang dan air di dalam masakan menyusut, ketujuh, masukan daun kemangi, dan terakhir kita angkat lalu kita sajikan. (DBK-WI)




![Sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri [[PN] Kelas IA Khusus Palembang, Kamis 24 September 2026, Jaksa Penuntut Umum [JPU] Kejati Sumsel menghadirkan tiga saksi dari internal SMBR.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260924-WA0010-225x129.jpg)


![Sidang lanjutan gugatan perdata krisis air bersih tersebut digelar di Pengadilan Negeri [PN] Palembang, Selasa 22 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260923-WA0001-225x129.jpg)


![Sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri [[PN] Kelas IA Khusus Palembang, Kamis 24 September 2026, Jaksa Penuntut Umum [JPU] Kejati Sumsel menghadirkan tiga saksi dari internal SMBR.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260924-WA0010-129x85.jpg)


![Sidang lanjutan gugatan perdata krisis air bersih tersebut digelar di Pengadilan Negeri [PN] Palembang, Selasa 22 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260923-WA0001-129x85.jpg)



![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)

