Pemprov Sumsel akan Maksimalkan Fungsi Laboratorium Lingkungan

- Jurnalis

Kamis, 24 Oktober 2019 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepastian  akan adanya bantuan mobil laboratorium yang  fokus dalam menguji kesehatan lingkungan tersebut diungkapkan  Wakil Gubernur Sumsel Ir H Mawardi Yahya  saat membuka pertemuan sinergi peran Laboratorium lingkungan dalam mendukung Early Warning System (EWS)  atau sistem peringatan/deteksi dini terhadap bencana lingkungan tahun 2019, di Hotel Novotel Palemang, Kamis (24/10/2019)

Kepastian  akan adanya bantuan mobil laboratorium yang  fokus dalam menguji kesehatan lingkungan tersebut diungkapkan  Wakil Gubernur Sumsel Ir H Mawardi Yahya  saat membuka pertemuan sinergi peran Laboratorium lingkungan dalam mendukung Early Warning System (EWS)  atau sistem peringatan/deteksi dini terhadap bencana lingkungan tahun 2019, di Hotel Novotel Palemang, Kamis (24/10/2019)

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) akan mendapat bantuan dari lembaga Penelitian dan Pengembangan Kualitas dan Laboratorium Lingkungan, Badan Penelitian dan Inovasi-Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (P3KLL, BLI-KLHK) berupa  mobil laboratorium lingkungan.

Kepastian  akan adanya bantuan mobil laboratorium yang  fokus dalam menguji kesehatan lingkungan tersebut diungkapkan  Wakil Gubernur Sumsel Ir H Mawardi Yahya  saat membuka pertemuan sinergi peran Laboratorium lingkungan dalam mendukung Early Warning System (EWS)  atau sistem peringatan/deteksi dini terhadap bencana lingkungan tahun 2019, di Hotel Novotel Palemang, Kamis (24/10/2019).

“Provinsi Sumsel akan diberikan mobil laboratorium lingkungan oleh pemerintah pusat   sebagai sarana  media quick respons ketika terjadi keluhan dari masyarakat terutama yang terkait dengan masalah lingkungan ,” tegasnya.

Baca Juga:  BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan--Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
Wakil Gubernur Sumsel Ir H Mawardi Yahya  saat membuka pertemuan sinergi peran Laboratorium lingkungan dalam mendukung Early Warning System (EWS)  atau sistem peringatan/deteksi dini terhadap bencana lingkungan tahun 2019, di Hotel Novotel Palemang, Kamis (24/10/2019)
Wakil Gubernur Sumsel Ir H Mawardi Yahya  saat membuka pertemuan sinergi peran Laboratorium lingkungan dalam mendukung Early Warning System (EWS)  atau sistem peringatan/deteksi dini terhadap bencana lingkungan tahun 2019, di Hotel Novotel Palemang, Kamis (24/10/2019)

Mawardi Yahya dalam kesempatan ini juga mengucapkan terimakasih atas perhatian pemerintah pusat terhadap Provinsi Sumsel yang bergitu peduli dengan masalah lingkungan di Sumsel sehingga mobil laboratorium diberikan yang rencananya akan didatangkan ke Palembang  bulan desember mendatang.

“Saat ini masalah lingkungan hidup merupakan isu strategis dan penting yang telah menjadi fokus perhatian bersama dalam pembangunan baik tingkat nasional maupun daerah,” tambahnya.

Dia menyebut, jika merujuk pada pelaksanaan Otonomi Daerah dengan terbitnya UU 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah maka akan semakin mempertegas peran dan tanggung jawab Pemerintah Daerah dalam  melaksanakan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Dia juga menambahkan harmonisasi peningkatan kapasitas daerah dalam mendukung pengelolaan kualitas lingkungan menjadi ujung tombak  dalam  menyediakan data yang berkaitan dengan lingkungan terutama yang berkaitan dengan pengawasan dan penegakan hukum.

Baca Juga:  KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

“Laboratorium lingkungan ini nantinya harus dikelola oleh  SDM yang kompeten ditunjang dengan  peralatan yang lengkap serta dukungan alokasi pembiayaan operasional,” harapnya.

 

Laporan : Akip

Berita Terkait

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien
Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan
Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:58 WIB

BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WIB

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB