Pantun Kearifan Lokal ‘MataHati’ Pecah Keriuhan Rapat Pleno Terbuka KPU Sumsel

- Jurnalis

Selasa, 24 September 2024 - 00:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketiga paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel, HDCU nomor urut 1, Era Baru nomor 2 dan Matahati di nomor 3 sebagai peserta di Pilgub 2024.

Ketiga paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel, HDCU nomor urut 1, Era Baru nomor 2 dan Matahati di nomor 3 sebagai peserta di Pilgub 2024.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Dari Empat Lawang ke Makarti Jaya, Mampir sebentar di Muratara….Kami siap mengemban tugas dan amanah menuju Sumsel Sejahtera dan Bangkit Bersama..

Itulah sepenggal pantun kearifan lokal dari peserta pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 3 MataHati [Mawardi Yahya-Anita Noeringhati] yang memecah suasana keriuhan ratusan massa pendukung usai KPU menetapkan hasil rapat pleno terbuka pengundian nomor urut di Kantor KPU Sumsel Jakabaring Palembang pada Senin 23 September 2024, malam.

Baca Juga:  Polres OKU Timur Matangkan Operasi Sikat I Musi 2026

“Alhamdulillah, pada kesempatan baik malam ini [pengundian nomor urut peserta pilkada] kami mendapat nomor urut tiga. Itu pertanda InsyaAllah bahwa akan meraih suara terbesar,” ungkap Mawardi Yahya.

Tentunya ke depan, ujar Mawardi, pada seluruh masyarakat, kami paslon MataHati siap mengembalikan kejayaan Sumatera Selatan. “Kami juga siap menyukseskan program Pak Prabowo sebagai Presiden terpilih khususnya di Provinsi Sumsel ini,” tegasnya.

Sementara, Anita Noeringhati dengan singkat menyampaikan saya bersama Pak Mawardi Yahya memang pasangan calon yang sehati

Baca Juga:  ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Selain itu, beberapa paslon di antaranya HDCU [Herman Deru-Cik Ujang] mendapat nomor satu, dan Era Baru [Edi Santana-Riezky Aprilia] mendapat nomor urur dua.

Usai rapat pleno, ketiga paslon Gubernur dan Wakil Gubernur menandatangani naskah deklarasi Pilkada 2024.

Pantauan dalam gelaran itu, dihadiri ratusan massa dari 3 paslon, namun saat puncak rapat pleno terbuka pengundian jumlah pendukung dibatasi pihak penyelenggara [KPU Sumsel] dengan menyediakan layar untuk menyaksikan.[Abror Vandozer]

Berita Terkait

KPU Banyuasin Go to School, Edukasi Pemilih Pemula Kritis Jaring Informasi
7 Penjaga Terakhir Warisan Palembang Dilantik, Ratu Dewa: Jangan Sampai Sejarah Tergusur Pembangunan
“Enjoy” Bikin Geger! Wali Kota Ratu Dewa Minta Maaf: Saya Tetap Peduli Warga ‎
Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel
PBB di Banyuasin Capai 81 Persen, Wilayah Perdesaan Justru Lebih Aktif
Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk
Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu
APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:11 WIB

KPU Banyuasin Go to School, Edukasi Pemilih Pemula Kritis Jaring Informasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:24 WIB

7 Penjaga Terakhir Warisan Palembang Dilantik, Ratu Dewa: Jangan Sampai Sejarah Tergusur Pembangunan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:53 WIB

“Enjoy” Bikin Geger! Wali Kota Ratu Dewa Minta Maaf: Saya Tetap Peduli Warga ‎

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WIB

PBB di Banyuasin Capai 81 Persen, Wilayah Perdesaan Justru Lebih Aktif

Berita Terbaru