banner 2560x598

banner 2560x598

Palembang Siap Jadi Kota Digital

  • Bagikan
Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang teken nota kesepakatan dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Masyarakat Kementerian Komunikasi dan Informasi [Balitbang SDM Kominfo] Republik Indonesia, Senin [20/12/21].
Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang teken nota kesepakatan dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Masyarakat Kementerian Komunikasi dan Informasi [Balitbang SDM Kominfo] Republik Indonesia, Senin [20/12/21].
banner 468x60

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang teken nota kesepakatan dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Masyarakat Kementerian Komunikasi dan Informasi [Balitbang SDM Kominfo] Republik Indonesia, Senin [20/12/21].

“Masyarakat harus siap untuk beradaptasi hidup di dunia maya, terutama dengan target menjadikan masyarakat Digital Indonesia pada 2045 yang ditetapkan oleh Presiden Indonesia Joko Widodo,” kata Walikota Palembang H Harnojoyo.

Mewujudkan misi itu, Pemkot Palembang melakukan kerjasama dengan Kominfo untuk membekali elemen pemerintah dan masyarakat dengan keahlian, edukasi, serta sertifikasi kecakapan digital.

Atas kesepakatan tersebut, Walikota Palembang di Kota Tertua di Indonesia pun menyambut baik. Menurutnya dengan adanya program-program pelatihan yang nanti akan diadakan untuk ASN, Usaha masyarakat, dan pelajar. “Kita akan bisa mengikuti perkembangan dunia dan mempercepat upaya pembangunan kota kita,” ungkapnya.

Bila hasil dari kesepakatan ini memuaskan, tutur Harnojoyo, ke depannya akan terus diadakan pelatihan serupa demi menjadikan Palembang sebagai smart city yang sesungguhnya.

Kepala Dinas Kominfo Edison mengatakan bahwa Kominfo Palembang siap untuk menjalankan perjanjian tersebut.

“Perjanjian ini termasuk upaya Pemerintah meningkatkan SDM Palembang agar lebih cakap, tentu Kominfo sebagai otoritas di bidang digital akan sedia melaksanakannya, akan diadakan nantinya edukasi, pelatihan dan penerbitan sertifikasi yang kita sengajakan berkolaborasi dengan empat universitas internasional agar mereka yang dilatih juga jadi ahli berstandar internasional,” jelasnya.

Sementara, Dr Eng Hary Budiarto MKom Kepala Badan Litbang Sumber Daya Manusia kementrian kominfo RI menjelaskan tentang pelatihan yang akan di laksanakan.

“Kita akan jadikan ASN dan para mahasiswa sebagai ahli-ahli digital dan kita akan lengkapi masyarakat dengan pengetahuan yang memadai agar masalah seperti penipuan pinjaman online, hoaks dan sebagainya itu bisa mereka hindari secara mandiri,” ujarnya.

Akan disediakan 10 ribu kursi untuk kelas pelatihan digital yang dibagi menurut tingkat keahlian serta sertifikasi yang akan diberikan. [why/abr]

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *