Momen HUT Pemprov Sumsel, RSUD Siti Fatimah Gelar Skrining Osteoporosis dari 2-14 Mei 2025

- Jurnalis

Kamis, 8 Mei 2025 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RSUD Siti Fatimah menggelar skrining Osteoporosis selama 13 hari, dari 2 hingga 14 Mei 2025. Kegiatan itu diikuti sebanyak 79 peserta pada momen HUT ke-79 Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan [Pemprov Sumsel].

RSUD Siti Fatimah menggelar skrining Osteoporosis selama 13 hari, dari 2 hingga 14 Mei 2025. Kegiatan itu diikuti sebanyak 79 peserta pada momen HUT ke-79 Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan [Pemprov Sumsel].

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | RSUD Siti Fatimah menggelar skrining Osteoporosis selama 13 hari, dari 2 hingga 14 Mei 2025. Kegiatan itu diikuti sebanyak 79 peserta pada momen HUT ke-79 Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan [Pemprov Sumsel].

Skrining Osteoporosis dilaksanakan untuk mendeteksi dini penurunan kepadatan tulang sebelum terjadi patah tulang, mengetahui risiko patah tulang, mendiagnosis, dan mengevaluasi efektivitas terapi osteoporosis.

Baca Juga:  Wamenkes Pacu Pemberantasan TB di Palembang, Ratu Dewa Pastikan Program Tepat Sasaran

Selain itu, RSUD Fatimah menyelenggarakan Khitanan bagi umat muslim khususnya laki-laki dengan target 79 peserta anak-anak berusia 2-9 tahun.

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Direktur RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan, dr Syamsuddin Isaac Suryamanggala SpOG MARS.

“Dengan diadakannya kegiatan khitanan massal ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk memenuhi kewajiban agama, meningkatkan kesadaran akan kebersihan dan kesehatan, serta menanamkan rasa solidaritas dan persatuan dalam masyarakat,” kata dr Syamsuddin Isaac.

Baca Juga:  Kabut Asap Karhutla "Meradang" di Palembang, Aktivis Rawang Bilang Pemerintah Gagal dalam Tata Kelola

“Semoga dengan dilaksanakannya kegiatan ini RSUD Siti Fatimah dapat terus menebar manfaat bagi masyarakat khususnya bagi masyarakat Provinsi Sumatera Selatan,” tambah dia. [AbV/red]

Berita Terkait

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam
Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla–ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 20:27 WIB

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Senin, 28 September 2026 - 14:04 WIB

Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Berita Terbaru

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Headlines

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Selasa, 29 Sep 2026 - 20:27 WIB