WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Bupati Meranti MA tertangkap operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi berupa suap dan fee proyek di wilayahnya. Hal itu diungkapkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri.
“Dugaan korupsi yang dilakukan Bupati Meranti sedang didalami. Namun didominasi dari suap dan fee proyek dari kepala SKPD Kabupaten Meranti,” kata Ketua KPK Firli Bahuri.
Tak hanya itu, MA juga diduga melakukan potongan uang persedian. Nilainya diduga cukup besar dari tahun 2021 sampai 2023.
“Disamping itu, bupati juga menerima potongan uang persedian dan ganti uang persedian. Serta penerimaan lainnya tahun 2021 sampai 2023 juga cukup besar,” ujar Firli.
Halaman : 1 2 Selanjutnya








![Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan [Menko Polkam] RI, Jenderal TNI [Purn] Prof Dr Dudung Abdurachman didampingi Wali Kota Ratu Dewa turun langsung meninjau posko dan lokasi karhutla di Kecamatan Sematang Borang, Kamis 15 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261015-WA0008-225x129.jpg)








![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

