Arus mengemukakan, Politeknik ATK Yogyakarta telah berdiri sejak tahun 1954. Kampus yang genap berusia 68 tahun ini sudah banyak mencetak pekerja dan wirausaha industri di bidang pemrosesan kulit serta memproduksi berbagai produk kulit seperti jaket, sepatu, tas, dan sarung tangan.
“Politeknik ini memang memiliki kekhususan di bidang pemrosesan kulit. Artinya, unit pendidikan vokasi kami spesifik dan teknis, dengan menerapkan model pendidikan dual system yang berbasis kompetensi,” ungkapnya.
Beberapa waktu lalu, BPSDMI Kemenperin menggelar pelatihan tentang penyamakan kulit di Politeknik ATK Yogyakarta. Pelatihan ini merupakan wujud nyata dari kerja sama Indonesia dan Tanzania.
“Indonesia menjadi Pivotal Partner atau sebagai pihak yang membagikan pengetahuan dan keahlian di bidang industri kulit melalui Politeknik ATK Yogyakarta,” tutur Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri BPSDMI Kemenperin, Restu Yuni Widayati.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya

















![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

