WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Kementerian Perindustrian menargetkan 35.862 mobil listrik dan 138 bus listrik di Indonesia pada tahun 2023. Hal ini disampaikan Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Taufiek Bawazier.
Menurutnya, jumlah tersebut dapat tercapai dengan seiringnya program pemangkasan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah atau PPN DTP. Oleh karena itu, Pemerintah berharap minat masyarakat untuk membeli kendaraan listrik meningkat.
“Dengan berjalannya program fasilitasi Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah untuk KBLBB roda empat tertentu dan bus tertentu. Selain itu, untuk mendukung penciptaan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air,” kata Taufiek.
Halaman : 1 2 Selanjutnya



![Anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Palembang, Andreas Okdi Priantoro. [AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0004-225x129.jpg)





![Anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Palembang, Andreas Okdi Priantoro. [AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0004-129x85.jpg)







![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

