Tembus pasar global
Dody menyebutkan, sejumlah produk lokal yang sudah menembus pasar global, di antaranya produk makanan dan minuman, fesyen, kerajinan, dan alat pertahanan. Produk-produk lokal yang diekspor tersebut dinilai punya kualitas unggul karena telah memenuhi standar di negara-negara penerimanya.
“Contohnya produk Indomie telah tersebar ke 80 negara dan permen Kopiko di lebih 100 negara. Selain itu, PT Pindad yang memproduksi berbagai alutsista, telah dipesan banyak negara lain, seperti panser dan senapan. Bahkan, PT Sritex membuat seragam militer Filipina dan memasok rompi antipeluru untuk personil NATO,” ungkapnya.
Dalam mendukung program P3DN, dengan Menteri Perindustrian selaku Ketua Harian Tim Nasional P3DN, Kemenperin telah menggelar kegiatan business matching di Bali, beberapa waktu lalu. Upaya ini untuk mempertemukan antara pengguna produk dalam negeri mulai dari pemerintah pusat dan daerah hingga BUMN dengan industri sebagai pembuat produknya.
“Pada business matching tersebut, terjadi komitmen belanja produk dalam negeri sebesar Rp214,3 triliun, dan berhasil masuk rekor MURI sebagai transaksi terbesar belanja produk dalam negeri selama tiga hari,” sebut Dody.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya



![Anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Palembang, Andreas Okdi Priantoro. [AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0004-225x129.jpg)





![Anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Palembang, Andreas Okdi Priantoro. [AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0004-129x85.jpg)







![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

