K-MAKI Sebut Seleksi Dirut–Dirum Tirta Musi “Kucing dalam Karung” Apalagi Sontoloyo

- Jurnalis

Senin, 20 Oktober 2025 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo PDAM Tirta Musi [Ist.WI]

Logo PDAM Tirta Musi [Ist.WI]

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Deputi Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia [K-MAKI] Sumsel, Fery Kurniawan menyebut seleksi direktur utama [Dirut] dan direktur umum [Dirum] hanya kehendak user, terlebih dalam perjalanan Pansel [panitia seleksi] benar-benar tidak terbuka bagi publik. Bahkan, dia berujar seleksi “Kucing dalam Karung” apalagi calon sontoloyo.

“Kepentingan dalam seleksi [Dirut-Dirum] ini bukan hanya kepentingan pemenang Pilkada,” ketusnya, dalam keterangan, Senin 20 Oktober 2025.

Soal seleksi calon Perusahaan Umum Daerah [Perumda] Tirta Musi tidak menunjukkan prinsip transparansi dan akuntabilitas, bahkan terkesan tertutup hingga andil kepentingan masyarakat tak digubris.

“Seleksi ini sangat tertutup. Kita semua mengetahui hal itu, tentu tersirat pertanyaan ada apa dengan calaon? Kendati demikian tak hanya kehendak user tapi lebih dari keinginan pemilih,” ungkapnya

Menurut K-MAKI, terdapat 200 ribu orang memiliki kemampuan bahkan lebih, apalagi bila pengumuman dari Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang dituangkan di media massa “Kami Butuh Dirut–Dirum” membuka pendaftaran dengan persyaratan.

“Punya kualifikasi yang jelas, sehingga proses seleksinya akan menghasilkan calon-calon terbaik, bukan Sontoloyo [mantan kontraktor, dan calon yang naik pringkat dari asisten manajer] langsung disposisi untuk mengisi jabatan dirut/dirum,” ujarnya.

Baca Juga:  Koalisi Pers Gandeng Kompolnas-DPRD, Desak Polda Sumsel Tuntaskan Kasus Penganiayaan Dua Jurnalis

Perumda Tirta Musi, sebut Deputi Fery, berorientasi pada sosial kemasyarakatan, dan juga mencari keuntungan Bila dikelola oleh orang tidak profesional berdampak dengan laporan pengaduan, pastinya imbas dari hal tersebut turunnya profit perusahaan.

K-MAKI menilai perolehan profit perusahaan selama ini kacau balau, tidak diketahui jumlah pastinya bagi income atau pendapatan asli daerah [PAD].

“Perumda merupakan perusahaan besar milik masyarakat, merek punya andil besar dan penyokong bagi kemajuan Tirta Musi,” ujarnya.

Orang-orang terpilih tersebut, ujar Fery, jauh dari kata terbaik, sebab mereka dipilih tentu yang boleh ikut, bukan seleksi terbuka! Dari penilaian terhadap calon-calon dinilai layak, apa yang menunjang itu? Bagaimana kinejanya? “Pastinya khalayak tidak mengetahui itu.

Dari pada bentuk Pansel, yang nantinya sudah ditentukan siapa jadi dirut–dirum, itu kan kebohongan, lebih baik kata Fery, tunjuk aja langsung ketimbang [Pansel] “ecak-ecak” atau hanaya mengelabui.

“Mubazir, dengan biaya yang dikeluarkan semacam ini, lebih baik diber8kan ke gelandangan di pinggir jalan,” ucapnya.

Baca Juga:  Ratu Dewa Soroti 114 Anak Sungai Palembang, Camat dan Lurah Diminta Telusuri Sejarahnya

Dalam hal ini, K-MAKI tidak suudzon, saat mereka jadi nantinya akan diuntungkan dengan segala bentuk di antaranya pengadaan barang/jasa yang sangat besar nilainya, setoran untuk pimpinan.

“Dengan demikian, akan termotivasi terhadap persoalan. Pastinya kaitan tantangan, K-MAKI akan memberikan kejutan, tunggu saja,” ancamnya.

Sementara, sumber dari dalam Perumda, mengatakan bahwa orang-orang yang masuk dalam seleksi masih terlalu jauh untuk membenahi atau pun menduduki jabatan. “Terdapat sejumlah calon dari Tirta Musi dalam seleksi, dinilai belum cakap, mumpuni terhadap jabatan tersebut, apa prestasi yang ditorehkan, malah ditakutkan nanti kebobrokan terhadap kepemimpinan [terkotak-kotak], mana pihaknya tentu masuk dalam grup mereka,” ungkapnya singkat.

“Mereka akan mendahulukan kepentingan mereka ketimbang lainnya,” tukasnya.

Untuk diketahui, Perumda Tirta Musi berhasil bangkit dari kebangkrutan, dengan meningkatkan kualitas pelayanan air bersih, memperkuat tata kelola, serta mendorong inovasi teknologi seperti pengurangan Non-Revenue Water [NRW].

Dengan jumlah pelanggan di tahun 2025 mencapai ratusan ribu pelanggan tersebar di wilayah Kota Palembang.

Laporan/Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Dilepas Bunda Literasi Palembang, 22 Anak Sumsel Siap Jadi Inspirasi Generasi Gemar Membaca
Andreas Bilang Kapolda Sumsel Jangan “Kedodoran” dengan Dua PR Besar: 14 Korporasi Karhutla-Kekerasan Jurnalis, Gelar RDP!
HGB Koperasi Rakyat Miskin Kota, Gagasan Baru Reforma Agraria Perkotaan: Tanah Jangan Hanya Dikuasai Pemodal
Medco E&P Tanam 22 Ribu Mangrove di Banyuasin, Rehabilitasi Pesisir Sungsang IV Terus Dipantau
Hadapi Ancaman Banjir dan Pohon Tumbang, Ratu Dewa Instruksikan OPD Pemkot Palembang Siaga
Kado HUT Listrik ke-81, PLN Berhasil Alirkan Gas Natuna ke Batam Pasok 15 MMSCFD
Kapasitas Data Center RI Diproyeksi Tembus 11 GW, PLN Siapkan Pasokan Listrik Andal
PBB-P2 atau Nirlaba? Marzuki Alie: Nunggu “RDP” Undangan Resmi Pemkot Palembang, 5.000 Mahasiswa Siaga Kampus ‎

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 22:10 WIB

Dilepas Bunda Literasi Palembang, 22 Anak Sumsel Siap Jadi Inspirasi Generasi Gemar Membaca

Senin, 2 November 2026 - 15:16 WIB

Andreas Bilang Kapolda Sumsel Jangan “Kedodoran” dengan Dua PR Besar: 14 Korporasi Karhutla-Kekerasan Jurnalis, Gelar RDP!

Senin, 2 November 2026 - 12:56 WIB

HGB Koperasi Rakyat Miskin Kota, Gagasan Baru Reforma Agraria Perkotaan: Tanah Jangan Hanya Dikuasai Pemodal

Senin, 2 November 2026 - 12:37 WIB

Medco E&P Tanam 22 Ribu Mangrove di Banyuasin, Rehabilitasi Pesisir Sungsang IV Terus Dipantau

Senin, 2 November 2026 - 12:30 WIB

Hadapi Ancaman Banjir dan Pohon Tumbang, Ratu Dewa Instruksikan OPD Pemkot Palembang Siaga

Berita Terbaru