Hindari Virus Corona, Jaga Kelembaban Tenggorokan

- Jurnalis

Minggu, 26 Januari 2020 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr dr H Zulkhair Ali SpPD K-GH FINASIM

Dr dr H Zulkhair Ali SpPD K-GH FINASIM

BANYAK orang bertanya-tanya dengan perasaan cemas dan takut. Bagaimana asal mula orang terjangkit virus corona? Ini yang harus kita waspadai.

Virus corona yang telah membunuh 41 warga Wuhan China tampaknya mirip sindrom pernapasan akut parah (SARS). Saat telah menjangkiti lebih dari 1.300 warga Wuhan China. Apakah virus itu bisa menjangkiti wilayah kita?

Menurut Dr dr H Zulkhair Ali SpPD K-GH FINASIM dari Rumah Sakit Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang, warga kota ini tak perlu panik. Tapi jangan meremehkan virus corona.

“Sebab kalau kita panik, apa yang dilakukan tidak akan membawa hasil yang positif untuk menghindari influensa yang sangat berbahaya itu,” ujar Zulkhair Ali ke pada Wideazone.com dan ZoomPost, Minggu (26/1/2020).

Yang penting, dari Kementerian Kesehatan sudah dijelaskan bahwa metode pencegahannya ialah menjaga ruang tenggorokan seseorang harus tetap lembab. “Jangan sampai tenggorokan anda mengering,” kata Zulkhair Ali.

Baca Juga:  Petani OKU Timur Diperkuat! 223 Pompa, 32 Traktor Roda Empat hingga 20 Combine Harvester Hadapi Terjangan El Nino

Dengan adanya kelembaban di dalam kerongkongan kita, kata Zulkhair, Insya Allah seseorang dapat terhindar dari cengkraman virus corona.

Bagaimana agar kerongkongan seseorang tidak kering, kata Zulkhair, jangan menahan dahaga. “Apabila terasa haus, minumlah air hangat 50-80 CC. Sedangkan untuk anak-anak minum air hangat 30-50 CC sesuai umurnya,” kata dokter yang juga penyair ini.

Jika seseorang terasa haus, tenggorokan seseorang akan membran. Apabila tenggorokan seseorang terasa kering, maka dalam tempo 10 menit virus corona akan segera menyerang.

“Setiap kali tenggorokan Anda terasa kering, jangan menunggu lagi. Minumlah, tapi jangan terlalu banyak. Cara ini hanya untuk membantu menjaga kelembaban saja,” katanya.

Dr Zulkhair Ali menyarankan agar hingga akhir Maret, diharapkan tidak pergi ke tempat orang ramai. Kalau terpaksa harus ke luar, gunakan masker. Terutama ketika berada di dalam kereta atau transportasi umum. “Hindari makan goreng-gorengan atau pedas. Makanlah vitamin C,” ujar Zulkhair Ali.

Bagaimana mengenali ciri orang yang sudah terinfeksi virus corona, kata Zulkhair, ia terkena demam tinggi secara berulang-ulang, batuk lama setelah demam, kecenderungan itu terlihat jika anak-anak terinfeksi virus corona.

Baca Juga:  BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata

Sedangkan bagi orang dewasa terasa tidak nyaman, sakit kepala dan sebagian besar penyakitnya berhubungan dengan pernapasan. “Hati-hati. Penyakit ini sangat menular,” katanya. (*)

Laporan Miska Rini/Abror Vandozer
Editor Anto Narasoma

Berita Terkait

APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?
Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September
ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam
1 Kilo Sabu di Bawah Kursi, Perjalanan Innova Mewah Kandas di Palembang
Pemburu Pajak Kakap Palembang! Jejak Jamiah: Jaksa yang Tak Pernah Minta Jabatan
Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!
Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat
Oknum Ngaku Wartawan Diciduk saat Terima Uang Rp10 Juta dari Perangkat Desa

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WIB

APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?

Rabu, 30 September 2026 - 11:15 WIB

Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September

Selasa, 29 September 2026 - 20:27 WIB

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Selasa, 29 September 2026 - 16:07 WIB

1 Kilo Sabu di Bawah Kursi, Perjalanan Innova Mewah Kandas di Palembang

Selasa, 29 September 2026 - 14:10 WIB

Pemburu Pajak Kakap Palembang! Jejak Jamiah: Jaksa yang Tak Pernah Minta Jabatan

Berita Terbaru

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Headlines

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Selasa, 29 Sep 2026 - 20:27 WIB