Herman Deru Targetkan Sinergi Pemprov-Kajati Makin Solid

- Jurnalis

Jumat, 2 Agustus 2019 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Mengawali agenda kerjanya hari Jumat (2/8) pagi, Gubernur Sumsel H.Herman Deru menerima kunjungan Kepala Kajati Sumsel yang baru Dr Sugeng Purnomo SH MHum beserta jajarannya di ruang tamu Griya Agung.

Dengan adanya kunjungan silaturahmi ini, Herman Deru berharap sinergi Pemprov dan Kajati yang sudah terjalin baik selama ini tetap berlanjut di masa kepemimpinannya.

Selain Kepala Kajati Sumsel dalam kunjungan tersebut hadir juga Wakil Kepala Kajati (Wakajati) Sumsel Hari Setyono SH.MH, Asisten Intelijen Kajati Sumsel Dedi Suwardy SH, MH Asisten Pidana Khusus Kajati Sumsel Raimel Raimesa SH.MH serta kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel.

“Saya ucapkan selamat datang di Sumsel kepada Kepala Kajati Sumsel yang baru Pak Sugeng beserta jajarannya. Selama ini dari Gubernur-gubernur sebelumnya hubungan antara Pemprov dan Kajati ini sudah sangat baik. Saya harap di kepemimpinan saya juga begitu tradisi anjang sana seperti ini harus terus berjalan dan berkesinambungan,” jelas Herman Deru.

Baca Juga:  Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Selain diisi dengan coffe morning, dalam pertemuan santai tersebut Gubernur Sumsel Herman Deru banyak bercerita soal sejarah sejumlah bangunan di Sumsel sekaligus mengenalkannya ke Kajati Sumsel yang baru. Salah satunya soal sejarah kediaman dinas Gubernur Sumsel atau yang lebih dikenal sebagai Griya Agung.

” Dulu rumah dinas Gubernur Sumsel bukan disini tapi di kawasan Kambang Iwak. Setelah ini selesai dibangun baru pindah. Ini dulu dibangun zaman Mendagri nya masih Amir Machmud,” papar Deru.

Luas lahan Griya Agung dikatakannya mencapai 7 hektar, lebih luas daripada Istana Merdeka. Sehingga memerlukan perawatan yang cukup extra. ” Zaman dulu kan tanahnya masih murah jadi luas sekali,” ujarnya.

Selain itu Ia juga menjelaskan kepada Kepala Kajati Sumsel mengenai keberagaman suku dan ras masyarakat Sumsel. Seperti kawasan Jakabaring yang sebenarnya merupakan singkatan dari suku Jawa, Kayu Agung, Batak dan Komering yang disingkat menjadi Jakabaring.

Baca Juga:  RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

” Kawasan itu dibuka tahu 1988, dan ini membuat Kota Palembang menjadi lebih terlihat luas sekarang,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Kajati Sumsel yang baru Dr Sugeng Purnomo SH MHum mengatakan sejak pisah sambut beberapa waktu lalu Ia sudah sangat ingin melakukan anjang sana ke kediaman Gubernur Sumsel. Hanya saja jadwalnya belum klop sehingga baru dapat terealisasi hari ini (Jumat, 2 Agustus).

” Saya beryukur bisa ketemu pak gubernur dan mengenalkan teman-teman saya dari Kajati. Selain bersilaturahmi pada kesempatan ini saya ingin ada hal yang bisa disinergikan terkait penegakan hukum serta ada koordinasi aktif Kajati dengan inspektorat yang sudah ada MoU nya sejak 2018,” jelasnya.

Iapun berharap keberadaannya di Sumsel tidak membebani melainkan mendukung kinerja Pemprov Sumsel dalam upaya penegakan hukum. (rel humasprov)

Berita Terkait

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terbaru