Hadiri Evaluasi Menko Infrastruktur: PLN Terus Perkuat Kelistrikan Pulau Enggano

- Jurnalis

Rabu, 17 September 2025 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT PLN (persero) menghadiri ravat evaluasi dari Menko Infrastruktur soal percepatan pembangunan Pulau Enggano.

PT PLN (persero) menghadiri ravat evaluasi dari Menko Infrastruktur soal percepatan pembangunan Pulau Enggano.

Dorong Energi Bersih melalui Rencana Hybrid PLTS

WIDEAZONE.com, BENGKUKU | PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam mengawal keandalan pasokan listrik untuk mendukung implementasi Instruksi Presiden [Inpres] 12/2025 tentang upaya penanganan keadaan tertentu guna normalisasi alur pelayaran Pelabuhan Pulau Baai, transportasi dan logistik, serta percepatan pembangunan Pulau Enggano.

Dalam arahannya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan, Agus Harimurti Yudhoyono [AHY], menekankan bahwa Pulau Baai dan Pulau Enggano merupakan kawasan strategis nasional sekaligus pulau terluar Indonesia yang memiliki potensi besar yang mendukung perekonomian 10 kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu.

Pulau Enggano yang berjarak sekitar 165 km dari daratan Bengkulu harus semakin mudah diakses dengan berbagai moda transportasi.

“Kita tidak bisa menutup mata bahwa pendangkalan alur laut dan abrasi dari ombak laut lepas menjadi masalah utama yang harus segera ditangani. Jika dibiarkan, kondisi ini akan terus mengganggu perekonomian masyarakat Enggano. Karena itu Inpres ini harus kita kawal bersama,” tegas AHY.

Lebih lanjut, AHY menjelaskan tiga tujuan utama Inpres 12/2025 pertama, pemulihan pelayaran alur Pulau Baai yang telah selesai pada bulan Juli 2025 lalu. Kedua, normalisasi garis pantai melalui pembangunan sand trap, dengan target penyelesaian selambat-lambatnya pada 31 Juli 2026.

Baca Juga:  Drama Taksi Listrik Asal Vietnam, Sikap Ketua ADO Sumsel? Warganet Bongkar Jejak Seruan Demo

Kemudian, ketiga, pengembangan dan penataan ruang kembali Pulau Baai dan Pulau Enggano melalui regulasi tingkat nasional.

Pasokan dan Sistem Kelistrikan di Pulau Enggano Sudah Sangat Kuat

Menanggapi hal tersebut, Direktur Distribusi PLN, Arsyadhany Akmala Putri, menegaskan bahwa ketersediaan energi listrik yang andal menjadi faktor kunci dalam mendukung kelancaran aktivitas logistik dan pembangunan infrastruktur, khususnya di Pulau Baai sebagai simpul utama jalur distribusi serta di Pulau Enggano yang menjadi fokus pembangunan ke depan.

“PLN siap mengawal penuh instruksi Presiden dengan memastikan kesiapan jaringan distribusi dan infrastruktur kelistrikan. Dukungan kelistrikan yang andal akan mempercepat normalisasi alur pelayaran Pelabuhan Pulau Baai sekaligus menjadi penopang utama bagi percepatan pembangunan Pulau Enggano,” ujar Arsya

PLN akan Tambah Hybrid Energy Hijau pada Kelistrikan Enggano

Lebih lanjut Arsya menjelaskan, sejak 2 Maret 2023 Pulau Enggano telah menikmati listrik 100% selama 24 jam. PLN telah menetapkan kapasitas pembangkit dengan 6 unit mesin berdaya 1.400 kW yang membuat cadangan daya meningkat hingga dua kali lipat.

Kapasitas tangki BBM juga akan ditingkatkan dari 94 KL menjadi 124 KL, sehingga mampu menopang operasi pembangkit hingga 95 hari yang akan rampung pada 14 Oktober 2025. Tidak hanya itu, PLN juga sedang membangun PLTS berteknologi hybrid sistem tenaga surya dan baterai yang ditargetkan beroperasi pada 2026 untuk menghadirkan pembangkit hijau di Enggano.

Baca Juga:  PLN Raih Penghargaan BPS: Data Listrik Jadi Senjata Baru Pembangunan Nasional

“Selain energi, PLN juga mendukung sarana penting lain seperti akses internet. Enam BTS Telkomsel di Enggano, termasuk BTS Banjarsari, telah teraliri listrik dengan total kapasitas 63.000 VA. Infrastruktur ini akan menunjang konektivitas masyarakat sekaligus mendukung pembangunan wilayah perbatasan,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB), Adhi Herlambang, yang turut mendampingi menyampaikan bahwa tim PLN di wilayah siap mengeksekusi arahan Direksi secara cepat dan terukur.

“Kami di PLN UID S2JB telah memetakan kebutuhan kelistrikan baik di kawasan Pelabuhan Pulau Baai maupun Pulau Enggano. Dukungan lapangan akan dipercepat dengan penguatan jaringan distribusi, pembangunan infrastruktur baru, serta kesiapan personel siaga di lokasi. Dengan langkah ini, kami optimis dapat menjaga keandalan listrik demi kelancaran transportasi dan logistik di Bengkulu,” tutup Adhi.

Kehadiran PLN dalam agenda ini sekaligus menjadi wujud sinergi BUMN dengan pemerintah dalam menjalankan amanat Inpres 12/2025, serta memastikan sektor kelistrikan menjadi motor penggerak pembangunan, transportasi, dan logistik di Provinsi Bengkulu. [AbV/red]

Berita Terkait

Fauzi Amro Gebrak Literasi Keuangan di Sumsel, Ibu Rumah Tangga Dibentengi dari Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong
HGB 351 Mati Sejak 2020, Warga Desak Wali Kota Palembang Segera Buka Jalan Cinde
Andreas Desak Bapenda Palembang Buka-bukaan Soal Penunggak Pajak Kakap PBB‎
17 Perkara Karhutla Korporasi di Sumsel Masuk Scientific Crime Investigation
CKN Dorong Instruktur Kuasai AI Lewat Training dan Sertifikasi BNSP
PLN Raih Penghargaan BPS: Data Listrik Jadi Senjata Baru Pembangunan Nasional
Patialo Kini Terang Benderang: Listrik 24 Jam Nyalakan Asa Anak Desa
Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Fauzi Amro Gebrak Literasi Keuangan di Sumsel, Ibu Rumah Tangga Dibentengi dari Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:04 WIB

HGB 351 Mati Sejak 2020, Warga Desak Wali Kota Palembang Segera Buka Jalan Cinde

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Andreas Desak Bapenda Palembang Buka-bukaan Soal Penunggak Pajak Kakap PBB‎

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:58 WIB

17 Perkara Karhutla Korporasi di Sumsel Masuk Scientific Crime Investigation

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:51 WIB

CKN Dorong Instruktur Kuasai AI Lewat Training dan Sertifikasi BNSP

Berita Terbaru