Gubernur Tinjau Kesiapan Pengamanan Pemilu 2019

- Jurnalis

Jumat, 22 Maret 2019 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumsel H. herman Deru Tinjau Kesiapan Pengamanan Pemilu 2019, Jum'at (22/3/2019)

Gubernur Sumsel H. herman Deru Tinjau Kesiapan Pengamanan Pemilu 2019, Jum'at (22/3/2019)

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru yakin jalannya Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) Tahun 2019 di Sumsel akan berjalan dengan lancar, aman, nyaman dan sukses sesuai dengan harapan. Hal itu dikatakannya saat menghadiri apel gabungan kesiapan semua komponen Masyarakat, TNI/Polri menjelang pelaksanaan Pemilu Tahun 2019 yang dipusatkan di halaman rumah dinas Gubernur, Griya Agung Palembang, Jumat (22/3).

“Semua komponen baik itu TNI/Polri, Linmas, Pramuka , ASN dan masyarakat. Secara Nasional serentak menyatakan kesiapannnya. Karena itu kami dari Pemerintah Provinsi Sumsel merasa yakin dan percaya Pemilu Tahun 2019 akan berjalan dengan sukses,” tegas Herman Deru.

Dikesempatan ini, Gubernur didampingi Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irawan, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Ketua DPRD Sumsel H. M. A. Gantada berkenan memeriksa pasukan persiapan Pemilu tahun 2019. Bahkan dia mengaku lega karena begitu matangnya persiapan dalam menghadapi Pemilu Tahun 2019.

“Kita berharap penyelenggaraan Pemilu ini nantinya berjalan sesuai dengan mekanisme, transparan, keterbukaan sehingga Pemilu ini benar-benar dirasakan dengan aman dan nyaman,” harapnya.

Herman Deru menilai, jalanya Pemilu tanggal 17 April 2019 mendatang bukanlah akhir dari proses demokrasi, namun yang harus diwaspadai adalah pasca pencoblosan karena masih ada tahap penghitungan, perekapan, penetapan hingga pada akhirnya pelantikan kandidat yang terpilih. Karena itu gubernur meminta pihak penyelanggara KPU dan Bawaslu untuk bekerja sesuai dengan aturan. Dan aparat bersama masyarakat dimintanya untuk melakukan pengawasan yang ketat.

Baca Juga:  Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

“Saya yakin Bawaslu, KPU akan menyelenggarakan ini dengan baik karena sudah banyak pengalaman. Sumsel harus aman dan kita jaga jangan sampai terjadi konflik. Sumsel harus tetap zero konflik,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara dalam amanatnya membacakan teks sambutan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan RI, Jenderal TNI (Purn) Wiranto menegaskan, Pemilu serentak tahun 2019 merupakan pesta demokrasi dan bersejarah bagi bangsa indonesia karena ada lima jenis pemilihan yang dilakukan secara bersamaan yakni, Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Pemilihan anggota DPD RI, DPR RI, DPR Provinsi dan DPRD Kabupaten/kota.

“Pemilu serentak kali ini akan menjadi kebanggaan sekaligus menjadi sorotan dunia Internasional. Apakah bangsa Indonesia mampu melaksanakan konsolidasi politik ini dengan demokratis dan berintegritas dalam rangka memilih pemimpin,” ucap Kapolda.

Baca Juga:  KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Kapolda menyebutkan sukses atau tidaknya perheletan Demokrasi, tergantung pada semua pihak yang terlibat. Baik terlibat secara langsung maupun tidak langsung, tetapi pihak penyelengara pemilu wajib menujukan kinerja yang objektif dan transparan didukung TNI/Polri sehingga pemilu dapat berjalan dengan sukses.

“Pemilu serentak tahun 2019, merupakan kesempatan yang berharga bagi rakyat Indonesia untuk memilih secara langsung pemimpinnya kedepan,” tambahnya.

Kapolda mengakui, jalannya Pemilu serentak tahun 2019, masih mendapatkan ancaman, ganguan, serta tantangan yang memungkinkan akan menghambat. Karena itu dia mengajak seluruh komponen masyarakat, TNI/Polri untuk sigap selaku institusi yang bertanggung jawab secara langsung terhadap pengamanan jalannya pemilu tahun 2019.

“Untuk pengamanan proses jalannya Pemilu Tahun 2019 untuk wilayah Sumsel, akan melibatkan personil TNi/Polri sebanyak 453.133 orang anggota,” rinci Kapolda.

Ditempat yang sama Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Irawan menjamin keamanan masyarakat yang datang ke TPS.

“Kita jamin kemanan masyarakat yang akan dataang ke TPS -TPS. Itulah tugas aparat kemanan baik TNI/Polri dan,” ucap Pangdam singkat. (ril/el)

Berita Terkait

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Berita Terbaru