Gubernur Herman Deru Dampingi Tiga Menteri Tinjau Pembentukan Koperasi Merah Putih di Banyuasin

- Jurnalis

Selasa, 27 Mei 2025 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Gubernur Sumatera Selatan [Sumsel] H Herman Deru mendampingi tiga menteri Kabinet Merah Putih kunjungan kerja ke Kabupaten Banyuasin, Selasa 27 Mei 2025.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau musyawarah pembentukan Koperasi Merah Putih yang digelar di Kelurahan Talang Keramat, Kecamatan Talang Kelapa.

Tiga pejabat yang hadir yakni Menteri Koordinator [Menko] Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi, serta Wakil Menteri Dalam Negeri [Wamendagri] Bima Arya Sugiarto.

Peninjauan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat koperasi sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan, terutama di wilayah desa dan kelurahan.

Baca Juga:  Dorongan Polri di Bawah Presiden Menguat, Forum Pengemudi Sumsel Nilai Independensi Lebih Terjaga

“Koperasi ini dibentuk dengan pendekatan berbasis usaha, bukan pembagian dana hibah. Plafon pinjaman disesuaikan dengan kebutuhan usaha, maksimal hingga Rp3 miliar,” jelas Zulkifli Hasan.

Ia menyebutkan, sejumlah unit usaha koperasi yang dirancang antara lain agen pupuk, pangkalan LPG, warung sembako, layanan BRILink, serta kolaborasi dengan PT Pos Indonesia dan Bulog untuk penyaluran bantuan sosial dan logistik. Suku bunga pinjaman saat ini sebesar 3 persen, namun pemerintah sedang mengupayakan agar dapat ditekan hingga 0 persen.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menekankan pentingnya kekompakan dan soliditas pengurus koperasi dalam menjalankan roda organisasi. Ia juga mengapresiasi semangat warga Talang Keramat dalam menggali potensi lokal seperti perikanan dan tambak.

Baca Juga:  Kejati Sumsel Selamatkan Rp616 Miliar dalam Perkara Korupsi Kredit BRI

“Silakan disepakati melalui rapat anggota unit usaha apa yang akan dikembangkan. Biaya akta notaris bisa dibantu melalui APBD sekitar Rp2,5 juta. Namun perlu diingat, setiap pinjaman harus diperhitungkan secara matang agar benar-benar bermanfaat bagi anggota,” tegas Bima Arya.

Mengakhiri sambutannya, Wamendagri mengingatkan agar seluruh pengurus koperasi menjaga kekompakan dan terus berkomitmen menghadapi tantangan ekonomi ke depan. [AbV/red]

Berita Terkait

Enam dari Tujuh Tersangka Korupsi KUR Bank Pemerintah Ditahan
H-10 Lebaran Ruas Tol Palembang-Betung Difungsikan, Ratu Dewa Ungkap 3 Poin Krusial
Dugaan Skandal DAK Rp45,4 Miliar Disdik OKI, Kejati Sumsel Lakukan Telaah
Korupsi Distribusi Semen Rp74.3 Miliar, Kejati Sumsel Tetapkan Tiga Tersangka
Wali Kota Ratu Dewa bersama Gubernur HD Hadiri Malam Kenal Pamit Kapolda Sumsel
Dua Penyidik Polres Prabumulih Dilaporkan ke Propam Mabes Polri, Dokumen Internal Kepolisian Diduga Bocor
Polda Sumsel Gerebek Tambang Batubara Ilegal di Muba, Terafliasi PT ABD
Cak Imin Lantik Pengurus DPW PKB Se-Indonesia, PKB Sumsel Targetkan 11 Kursi DPRD 2029

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:35 WIB

Enam dari Tujuh Tersangka Korupsi KUR Bank Pemerintah Ditahan

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:25 WIB

H-10 Lebaran Ruas Tol Palembang-Betung Difungsikan, Ratu Dewa Ungkap 3 Poin Krusial

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:34 WIB

Dugaan Skandal DAK Rp45,4 Miliar Disdik OKI, Kejati Sumsel Lakukan Telaah

Senin, 9 Februari 2026 - 20:03 WIB

Korupsi Distribusi Semen Rp74.3 Miliar, Kejati Sumsel Tetapkan Tiga Tersangka

Senin, 9 Februari 2026 - 09:17 WIB

Wali Kota Ratu Dewa bersama Gubernur HD Hadiri Malam Kenal Pamit Kapolda Sumsel

Berita Terbaru