WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Grand Final Bujang Gadis Kampus Poltekkes Palembang di tahun ke-10 hari ini berlangsung meriah. Ajang ini selain menyaring Bujang Gadis (BG) duta kesehatan dan pendidikan, diharapkan bisa turut mengedukasi Gerakan Masyarakat (GERMAS) sadar kesehatan.
Wakil Direktur III, Poltekkes Palembang, Lukman SK, M. M.Kes dalam sambutannya mengaku betapa berat tugas Bujang Gadis Kampus ini, bisa memberikan kontribusi real terhadap masyarakat luas. “Kalau bisa para alumni di sini, belum selesai sudah dipesan, untuk kerja, ‘bebernya.
Ia berharap anak anak berprestasi di level Bujang gadis kampus, tidak hanya mengandalkan intelegensi tinggi, tapi juga emosional spiritualnya juga harus bagus.
Melalui even bujang gadis kampus ini, pihaknya akan menetapkan siapa yang berhak menjadi Bujang gadis Poltekes Kemenkes Palembang tahun 2019 ini.
“Kami berharap bukan bae ganteng, tapi juga bisa mendampingi kemajuan Poltekkes Palembang dikenal luas di masyarakat, ” harapnya.
Ada 14 Prodi tahun ini yang akan menerima sekitar 600 mahasiswa diharapkan bisa mengakomodir semua kebutuhan masyarakat terhadap kebutuhan kerja.
BGK Poltekkes ini khususnya, telah dimulai sejak sepuluh tahun lalu, di 2019 genap sepuluh tahun ikatan Bujang gadis kampus. Beranggota 138 orang.
Kegiatan ini merupakan ajang penyaringan mahasiswa berbakat, inovatif dan komunikatif.
Sebagai bentuk penyaringan duta pendidikan dan duta kesehatan untuk tampil di ajang lokal dan nasional.
Dari jurusan sebanyak 68 peserta. Hasil diharapkan dapat menjadi ujung tombak perpanjangtanganan dari jurusan prodi dan role model mahasiswa lain di Sumatera Selatan.
Beberapa tim juri tetlibat diantaranya, Heri Miswanto, Sangi T, intan Permata Sari, Rahma Lina, Mariska H.
Dengan rangkaian seleksi dilaksanakan sejak 6 April TM, langsung tes tertulis 32 peserta masuk semi finalis, selanjutnya 14 April penjurian tes wawancara menetapkan sepuluh pasang finalis, 16 -19 April karantina di Gedung Serbaguna, untuk pembekalan materi dan kunjungan ke sponsor sponsor. Hingga puncak 20 April hari ini.
Beberapa kriteria pemenang akan diambil sebagai pemenang bujang gadis kampus, adalah, Bujang Gadis Kampus Utama, Wakil Bujang Gadis Kampus, Bujang Gadis Favorit dan Bujang Gadis Berbakat.
Salah satu peserta M. Aldiano Putra, jurusan Farmasi mengakui, butuh persiapan matang menghadapi grand final ini.Selain memohon doa orang tua, saat ini jauh di Bandar Lampung, juga berharap bisa memenangkan Grand Final ini dan mampu berkontribusi banyak terhadap masyarakat. (*)



![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-225x129.jpg)

![Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian (kiri), saat menyerahkan Badan Pusat Statistik [BPS] Awards 2026 kategori Perusahaan/Asosiasi bertajuk](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260929-WA0042-225x129.jpg)


![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-129x85.jpg)

![Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian (kiri), saat menyerahkan Badan Pusat Statistik [BPS] Awards 2026 kategori Perusahaan/Asosiasi bertajuk](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260929-WA0042-129x85.jpg)



![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
