Selain itu, ia juga menjawab kerja keras Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) dalam mengupayakan tolak peluru di SEA Games 2021 Vietnam. “Semoga medali emas ini dapat memotivasi rekan-rekan lainnya untuk mendapatkan capaian terbaik,” kata Eki Febri.
“Saya berusaha terbaik karena semula nomor ini sempat ingin batal dipertandingkan, tetapi karena diplomasi NOC Indonesia akhirnya saya bisa bertanding di SEA Games. Terima kasih NOC Indonesia,” kata dia.
Ia mengaku sempat tertekan ketika mendengar kabar tolak peluru putri batal dipertandingkan. Ia sudah menyiapkan diri dengan maksimal untuk bisa tampil di pesta olahraga dua tahunan kawasan Asia Tenggara ini.
Terlebih ,dirinya memiliki misi khusus, yakni mengambil takhta emas yang sempat dipinjamkannya kepada Areerat saat di SEA Games 2019 Manila. Sebagai infomarmasi Eki Febri meraih emas di nomor yang sama saat tampil di Kuala Lumpur 2017.
“Sejak awal saya memang ingin kembali jadi juara. Makanya, ketika ada kabar di H-9 jelang perlombaan itu rasanya syok. Rasanya bingung dan bimbang. Tapi disaranin berangkat dulu saja, dan tepat H-1 sebelum berangkat dikabari bahwa nomor saya jadi dipertandingkan. Bahkan diikuti enam atlet dari lima negara,” kata Eki Febri.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya



















