Dinkes OKI Imbau Masyarakat Tetap Ikuti Protokol Kesehatan

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2020 - 16:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (Kabid SDK), H Herman SKM MKes

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (Kabid SDK), H Herman SKM MKes

WIDEAZONE.COM, KAYUAGUNG — Jelang persiapan dan penerapan menuju New Normal, Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ilir (Dinkes OKI) mempersiapkan kebutuhan alat pelindung diri, masker, alat rapid tes dan obat-obatan.

“Dalam persiapan menuju New Normal, kita tetap harus menjaga kesehatan tubuh dengan menjaga pola hidup sehat, seperti menjaga pola makan, minum vitamin C & E, sering berolahraga dan mencuci tangan pakai sabun anti bakteri serta tetap gunakan masker sebagai upaya menjaga diri dari wabah corona,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) OKI, Iwan Setiawan SKM MKes melalui Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (Kabid SDK), H Herman SKM MKes saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (11/6/20).

Baca Juga:  Wamenkes Pacu Pemberantasan TB di Palembang, Ratu Dewa Pastikan Program Tepat Sasaran

“Sudah 3 bulan kita berjuang melawan COVID-19 hingga persiapan menuju New Normal. Alhamdulillah, kebutuhan APD, masker, alat rapid test dan obat-obatan tercukupi,” terang Herman.

Lanjut Kabid SDK, untuk kebutuhan alat kesehatan, persiapan obat-obatan baik untuk penanganan pasien maupun support vitamin para tenaga medis di 32 Puskesmas dan Rumah Sakit Pratama, hingga saat ini pun masih tercukupi.

Baca Juga:  Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat

“Namun, menuju tatanan normal bukan berarti terbebas dari COVID-19. Tapi, kita tetap ikuti imbauan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran wabah corona,” urainya.

Ia juga menyarankan, siapa saja yang akan beraktivitas tetapi kondisi tubuhnya tidak terlalu baik agar diurungkan sejenak.

“Hal itu untuk menjaga penyebaran virus yang rentan menyerang kepada seorang dengan imunitas rendah,” sarannya.

Laporan Ukik

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel
Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk
Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu
ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam
Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla–ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu

Selasa, 29 September 2026 - 20:27 WIB

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Senin, 28 September 2026 - 14:04 WIB

Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat

Berita Terbaru