WIDEAZONE.com, BANYUASIN | Dinas Kesehatan [DINKES] Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan [Sumsel] mengakui belum memiliki pedoman standar BGN [Badan Gizi Nasional]. Sementara sertifikasi laik higienis baru bisa diproses setelah pengajuan dari yayasan.
Meski sudah beroperasi penuh, sejumlah dapur penyedia makanan bergizi gratis di Banyuasin ternyata belum mengantongi Sertifikat Laik Higienis Sanisitas [SLHS].
Kepala Dinkes Banyuasin melalui Kasi Kesling Kesker dan Olahraga, Aris Wijayanto mengakui bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi [SPPG] baru sebatas melaksanakan pelatihan penjamah makanan, itupun difasilitasi pihak yayasan.
“Ketika seluruh persyaratan sudah lengkap, silakan yayasan mengajukan permohonan agar kami dapat melakukan survei dilapangan,” ujarnya.
“Standar dapur MBG BGN sudah ada standarnya sendiri. Kami tidak memiliki pedoman itu, jadi kalau mereka bilang sudah sesuai BGN, ya sudah,” jelas Aris, Rabu 15 Oktober 2025.
Proses penerbitan SLHS, sebut Aris, merupakan kewenangan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu [DPMPTSP], sementara Dinas Kesehatan hanya berperan memberikan rekomendasi teknis.
“Kami hanya memberikan rekomendasi. Untuk penerbitan sertifikatnya, itu dilakukan oleh DPMPTSP,” pungkasnya.
Laporan Desi | Editor Abror Vandozer





![PT Cipta Kapasitas Nusantara [CKN] melalui _Training dan Sertifikasi BNSP Skema Instruktur KKNI Level 4 + Personal Branding_ digelar 2–4 Oktober 2026 di Hotel Ibis Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/DSC_0095_copy_2144x1282-225x129.jpg)
![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-225x129.jpg)



![PT Cipta Kapasitas Nusantara [CKN] melalui _Training dan Sertifikasi BNSP Skema Instruktur KKNI Level 4 + Personal Branding_ digelar 2–4 Oktober 2026 di Hotel Ibis Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/DSC_0095_copy_2144x1282-129x85.jpg)
![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-129x85.jpg)


![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
