Terjadi 30 Tahun, Puncaknya di Desember
WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Hujan yang mengguyur wilayah kota Palembang sekira pukul 03.30 dini hari hingga 09.00 WIB pagi, Sabtu [25/12/2021] menyebabkan genangan air di mana mana.
“Banjir yang menggenangi wilayah Kota Palembang dengan kedalaman tergantung dengan lokasinya, ada yang sampai satu meter,” ungkap Kepala Bidang Penanganan Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Selatan [BPBD Sumsel] Anshori, kepada Wideazone.com melalui sambungan seluler, Sabtu [25/12/2021].
![Kepala Bidang Penanganan Darurat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Selatan [BPBD Sumsel] Anshori](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2021/02/Sekretaris-BPBD-Sumsel-Anshori.jpg)
Anshori mengatakan sesuai sumber dari BMKG bahwa untuk musim penghujan tahun ini dipengaruhi La Nina jadi potensi intensitas hujan yang tinggi. “Terjadi dari tadi malam intensitas curah hujannya mencapai 164 mm berdasarkan info dari BMKG ini yang tertinggi di Desember dalam 30 tahun terakhir ini. Bulan ini [Desember] yang paling tinggi intensitas curah hujannya,” jelasnya.
Merujuk untuk Palembang terkait saluran airnya, terbukti ketika pukul 05.00 WIB pagi tadi ujar Anshori, saat keluar banjir menggenangi sepanjang jalan Kolonel H Burlian, namun pada pukul 11.00 WIB ternyata air sudah surut semuanya.
“Artinya drainase cukup bagus, mungkin di perumahan perumahan agar saluran airnya diperbesar, dan sampah sampah yang menyumbat aliran tersebut agar dibersihkan,” ucapnya.
Ia mengimbau agar masyarakat Palembang tetap waspada dan membersihkan saluran saluran yang tersumbat akibat sampah.
Lanjut dia, untuk diketahui terdapat tim dari BPBD dan SAR yang kita terjunkan untuk mengevakuasi di beberapa lokasi yakni di Sukawinatan dan Pipa Reja. “Karena kawasan tersebut paling tinggi genangan airnya,” tukasnya.
Laporan Abror Vandozer


![Banjir yang menggenangi wilayah Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati Palembang, Sabtu [25/12/2021]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2021/12/1640408355085-scaled-800x360.jpg)

![Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian (kiri), saat menyerahkan Badan Pusat Statistik [BPS] Awards 2026 kategori Perusahaan/Asosiasi bertajuk](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260929-WA0042-225x129.jpg)


![Kepala Bapenda Kota Palembang Dr Hj Jamiah Haryanti SH MH [Foto Abror Vandozer - WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Kepala-Bapenda-Kota-Palembang-Dr-Hj-Jamiah-Haryanti-SH-MH-Foto-Abror-Vandozer-WI-225x129.webp)
![Kepala Bapenda Palembang Jamiah Haryanti. [Foto AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Kepala-Bapenda-Palembang-Jamiah-Haryanti.-Foto-AbV-WI-225x129.jpg)

![Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian (kiri), saat menyerahkan Badan Pusat Statistik [BPS] Awards 2026 kategori Perusahaan/Asosiasi bertajuk](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260929-WA0042-129x85.jpg)


![Kepala Bapenda Kota Palembang Dr Hj Jamiah Haryanti SH MH [Foto Abror Vandozer - WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Kepala-Bapenda-Kota-Palembang-Dr-Hj-Jamiah-Haryanti-SH-MH-Foto-Abror-Vandozer-WI-129x85.webp)


![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
