Dari Melbourne, Prof Denny: Ketua MK Harus Mundur dari Pemeriksaan Perkara Syarat Umur Capres-Cawapres

Tangkapan layar, akun twitter @dennyindrayana
Tangkapan layar, akun twitter @dennyindrayana

BEREDAR siaran pers di media sosial [twitter] milik @dennyindrayana yang menyebutkan Ketua Mahkamah Konstitusi [MK] Anwar Usman harus mundur dari pemeriksaan perkara terkait syarat umur Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden [Capres-Cawapres].

Berkenaan dengan hal itu,ย Guru Besar Hukum Tata Negara, Prof Denny Indrayana SH LLM PhD memaparkan enam Poin, di antaranya dalam akun pribadinya mengatakan pada hari ini, Minggu 27 Agustus 2023, saya selakuย ๐—ฃ๐—ฒ๐—น๐—ฎ๐—ฝ๐—ผ๐—ฟย perseorangan secara resmi memasukkan laporan dugaan pelanggaran Kode Etik dan Perilaku Hakim Konstitusi terhadap sdr Anwar Usman, yang juga adalah Ketua Mahkamah Konstitusi.ย 

banner 468x60

“Laporan itu saya masukkan secara ๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜ญ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ฆ di ๐˜ธ๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ด๐˜ช๐˜ต๐˜ฆ Mahkamah Konstitusi RI. Besok Senin, laporan juga akan disampaikan secara langsung (๐˜ฉ๐˜ข๐˜ณ๐˜ฅ๐˜ค๐˜ฐ๐˜ฑ๐˜บ) ke Mahkamah Konstitusi. Laporan lengkap. 5 (lima) halaman dengan ini saya lampirkan dalam rilis ini,” sebutnya tertuang di akunnya. 

Adapun, ujar Denny Indrayana, dugaan pelanggaran etika yang kami ajukan pada intinya adalah karena Ketua MK Anwar Usman tidak mengundurkan diri dari tiga perkara uji materi Pasal 169 huruf (q) UU Pemilu, terkait pengujian konstitusionalitas syarat umur capres-cawapres “๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐˜‚๐˜€๐—ถ๐—ฎ ๐—ฝ๐—ฎ๐—น๐—ถ๐—ป๐—ด ๐—ฟ๐—ฒ๐—ป๐—ฑ๐—ฎ๐—ต ๐Ÿฐ๐Ÿฌ (๐—ฒ๐—บ๐—ฝ๐—ฎ๐˜ ๐—ฝ๐˜‚๐—น๐˜‚๐—ต) ๐˜๐—ฎ๐—ต๐˜‚๐—ป”. ” Ketiga perkara yang seharusnya Anwar Usman mengundurkan diri itu adalah permohonan Perkara Nomor 29/PUU-XXI/2023, Nomor 51/PUU-XXI/2023, dan Nomor 55/PUU-XXI/2023,” jelasnya. 

Dalam Poin ketiga, Denny mengatakan, padahal  poni ketiga ini, Kode Etik dan Perilaku Hakim Konstitusi, yang tertuang dalam Peraturan Mahkamah Konstitusi Nomor 9 Tahun 2006, khususnya ๐—ฃ๐—ฟ๐—ถ๐—ป๐˜€๐—ถ๐—ฝ ๐—ž๐—ฒ๐˜๐—ฎ๐—ธ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฝ๐—ถ๐—ต๐—ฎ๐—ธ๐—ฎ๐—ป, pada penerapan Butir 5 huruf b mengatur: “Hakim konstitusi-kecuali mengakibatkan tidak terpenuhinya korum untuk melakukan persidangan – ๐™๐™–๐™ง๐™ช๐™จ ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™œ๐™ช๐™ฃ๐™™๐™ช๐™ง๐™ ๐™–๐™ฃ ๐™™๐™ž๐™ง๐™ž ๐™™๐™–๐™ง๐™ž ๐™ฅ๐™š๐™ข๐™š๐™ง๐™ž๐™ ๐™จ๐™–๐™–๐™ฃ ๐™จ๐™ช๐™–๐™ฉ๐™ช ๐™ฅ๐™š๐™ง๐™ ๐™–๐™ง๐™– apabila hakim tersebut tidak dapat atau dianggap tidak dapat bersikap tak berpihak karena alasan-alasan di bawah ini: … ๐˜ฃ. ๐™ƒ๐™–๐™ ๐™ž๐™ข ๐™ ๐™ค๐™ฃ๐™จ๐™ฉ๐™ž๐™ฉ๐™ช๐™จ๐™ž ๐™ฉ๐™š๐™ง๐™จ๐™š๐™—๐™ช๐™ฉ ๐™–๐™ฉ๐™–๐™ช ๐™–๐™ฃ๐™œ๐™œ๐™ค๐™ฉ๐™– ๐™ ๐™š๐™ก๐™ช๐™–๐™ง๐™œ๐™–๐™ฃ๐™ฎ๐™– ๐™ข๐™š๐™ข๐™ฅ๐™ช๐™ฃ๐™ฎ๐™–๐™ž ๐™ ๐™š๐™ฅ๐™š๐™ฃ๐™ฉ๐™ž๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฃ ๐™ก๐™–๐™ฃ๐™œ๐™จ๐™ช๐™ฃ๐™œ ๐™ฉ๐™š๐™ง๐™๐™–๐™™๐™–๐™ฅ ๐™ฅ๐™ช๐™ฉ๐™ช๐™จ๐™–๐™ฃ”.

Selanjutnya, bahwa karena tiga perkara itu berhubungan langsung dengan kepentingan keluarga Anwar Usman, dalam hal ini adalah kakak iparnya, yaitu Presiden Jokowi, dan anak pertama Jokowi, yaitu Gibran Rakabuming Raka, dalam hal potensi dan peluang maju sebagai kontestan dalam Pilpres 2024, maka seharusnya Anwar Usman mundur dari penanganan perkara-perkara tersebut.