Dampak ‘Black Out’ Listrik bagi PDAM Tirta Musi: Serupa Terjadi di 2014, Inginkan Solusi PLN

- Jurnalis

Kamis, 6 Juni 2024 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo PDAM Tirta Musi Palembang dan PT PLN [Persero]

Logo PDAM Tirta Musi Palembang dan PT PLN [Persero]

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Peristiwa ‘black out’ atau padamnya listrik pada Selasa 4 Juni 2024 pukul 11.00 hingga pukul 21.00 WIB memberikan dampak besar bagi perusahaan daerah air minum [PDAM] Tirta Musi Kota Palembang. Mengapa demikian?

Direktur Utama [Dirut] PDAM Tirta Musi, Andi Wijaya mengatakan kala black out [4/6], tentunya Perumda paling terdampak, sebab 30 persen operasional menggunakan listrik. Pengaruh dari padamnya tenaga listrik ini, air masyarakat tak dapat tersalurkan dengan baik. “Hal ini berpengaruh sangat besar dalam pendistribusian air, sebab letak geografis Palembang ini datar, sehingga untuk mengalirkan tidak dapat dengan cara gravitasi,” ungkapnya dalam keterangan melalui sambungan elektronik, Kamis 6 Juni 2024.

Andi Wijaya menjelaskan akibat gangguan listrik, lima unit pelayanan PDAM Palembang tidak dapat mendistribusikan air ke pelanggan, di antaranya Rambutan, KM 4, 3 Iir, Sako dan Kalidoni.

“Total pelanggan terdampak di angka 335.000. Belum lagi keluhan mereka kala insiden padamnya listrik,” ujarnya.

Selain itu, ujar dia, hal serupa [black out] lpernah terjadi kala 2014, ini menjadi risiko yang kita hadapi. Untuk itu pihaknya akan membuat langkah ke depan agar persoalan padamnya listrik tak lagi menjadi kendala. Pihaknya akan berkoordinasi langsung, duduk bersama PLN dalam mengatasi problema yang terjadi.

Baca Juga:  PLN Perkuat K3 Demi Listrik Andal dan Aman bagi Masyarakat

Dikatakannya, PDAM Tirta Musi merupakan pelanggan Premium PLN, tentunya kita menginginkan adanya solusi dari perusahaan kelistrikan ini untuk menyiasati bila kejadian terulang kembali.

“Untuk tarif listrik PDAM Tirta Musi harus membatar perbulannya mencapai Rp6 miliar. Apakah nanti ada win win solution dari PLN dalam menyikapi kendala yang dihadapi, seperti menyiagakan genset [generator set] dengan kapasitas besar, sehingga saat padamnya listrik tidak mengganggu operasional pendistribusian air bersih bagi pelanggan di Kota Palembang,” urainya.

“Kita berharap PLN dapat segera duduk bersama, memberikan solusi tepat dalam memberikan pelayanan bagi pihak PDAM Tirta Musi,” tambah dia.

Sementara, pasca ‘Black Out’ listrik di wilayah Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu [S2JB], PT PLN [Persero] terus berupaya melakukan pemulihan terhadap gangguan jaringan saluran udara tegangan ekstra tinggi [SUTET] 275 kV Linggau-Lahat.

Baca Juga:  PLN UID S2JB Tebar Kepedulian Lewat Qurban untuk Masyarakat Sekitar

Tim Gabungan PLN pun langsung bergerak cepat dan berkoordinasi melakukan pemulihan dari sisi pembangkit, transmisi, distribusi, dan melakukan koordinasi dengan stakholder.

Kamis Dini Hari, Jaringan Listri 100 Persen Normal Kembali

Hingga hari ini, Kamis dinihari [6/6] PLN menyatakan listrik sudah teraliri 100 persen bagi pelanggan di wilayah S2JB. Sebekumnya pada Rabu 5 Juni 2024 pukul 15.00 WIB 83 persen dari 4,3 juta pelanggan di S2JB telah kembali normal menyala. PLN UIDS2JB akan terus berupaya melakukan penormlan bertahap hingga 100 persen agar masyarakat bisa segera kembali menikmati listrik.

“Alhamdulillah PLN dini hari [6/6] listrik telah dipulihkan 100 persen dan kembali normal seperti sedia kala, dan masyarakat [pelanggan] dapat menikmatinya kembali,” ungkap Manager Komunikasi PLN UIDS2JB Iwan Arissetyad melalui pesan elektronik kepada WIDEAZONE.com.

Hal ini, jelas Iwan Arissetyadhi tidk terlepas daru dukungan tim gabungan yang bergerak cepat dalam mengentaskan persolan ini.

“Permohonan maaf maaf atas kondisi yang dialami masyarakat atau pun pelanggan PLN,” tukasnya. [Abror Vandozer]

Berita Terkait

Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Aktivasi IMEI Ilegal di 12 Ribu Telepon Seluler Asal Luar Negeri Terbongkar! Empat Tersangka Diciduk
Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru
PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx
Pancasila di Persimpangan Jalan
Bus Palala Jurusan Padang Terbakar di Jalintim, 38 Penumpang Nyaris Terpanggang
Pengumuman Kelulusan SMP Lewat Virtual, ini Imbauan Disdik Palembang

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:35 WIB

Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:52 WIB

Aktivasi IMEI Ilegal di 12 Ribu Telepon Seluler Asal Luar Negeri Terbongkar! Empat Tersangka Diciduk

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:08 WIB

Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:37 WIB

Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:28 WIB

PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx

Berita Terbaru

Penandatangan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) antara PLN yang diwakili Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Jawa Barat, Martindar Jalu Respati (kedua dari kanan) mewakili General Manager PLN UID Jabar dengan BDx Indonesia yang diwakili CEO BDx Indonesia, Agus Hartono Wijaya (ketiga dari kiri) disaksikan oleh Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto (ketiga dari kanan) didampingi EVP Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Enterprise PLN, Dini Sulistyawati (kedua dari kiri), EVP Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Retail PLN, Joni [kanan], dan EVP Manajemen Konstruksi Jawa, Madura, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua, Widyo Anggoro Putro [kiri] di Kantor PLN Pusat, Selasa [19/5]

Ekobis

PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx

Selasa, 2 Jun 2026 - 14:28 WIB