Buruh Tertindas Upah Tak Kunjung Naik: Omnibuslaw-Kenaikan BBM [?]

- Jurnalis

Selasa, 20 September 2022 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi demonstrasi Buruh bersama Mahasiswa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak [BBM] di Simpang Lima DPRD Sumsel pada Kamis [08/09/2022]

Aksi demonstrasi Buruh bersama Mahasiswa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak [BBM] di Simpang Lima DPRD Sumsel pada Kamis [08/09/2022]

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Ketu EXCO Partai Buruh Sumatera Selatan, Ali Hanafiah menyebut posisi buruh sedang berada di bawah. Omnibuslaw yang dilahirkan oleh pemerintah memang menjadi kebijakan yang cukup menohok bagi kaum buruh. 

“Terutama imbas dari upah yang kita prediksi ketika sebelumnya. Lahirnya Omnibuslaw  yang akan memangkas kepentingan buruh terkait masalah upah, PHK dan kepastian bekerja mereka lebih tidak terjamin karena kontrak kontrak itu malahan dilegalisasi di Undang Undang Cipta Kerja,” ungkap Ali saat dibincangi Catatan Jurnalis di kanal YouTube Riza Vahlevi, dikutip Selasa [20/09/2022].

Ali Hanafiah mengatakan pasca kebijakan tersebut, kenaikan kenaikan yang diberlakukan oleh pemerintah hingga harga BBM ini sangat menindas bagi kita [buruh].

Baca Juga:  Semarak Harlah ke-28, PKB Sumsel Gelontorkan 1250 Karung Beras hingga Nobar Final Pildun 2026

“Karena dampaknya terhadap sembilan bahan pokok, kenaikan biaya transportasi, dan biaya biaya lainnya akan melambung tinggi, akhirnya tidak terkendali. Sehingga bagaimana kenaikan upah bagi buruh yang tidak naik tahun ini? jelasnya.

Seperti kemarin, ujar Ali, saat turun ke jalan bukan ingin ribut, tapi disayangkan karena kita sudah dihalau dengan kawat berduri padahal kita ingin menyampaikan aspirasi. 

“Artinya, lembaga lembaga yang semestinya peduli terhadap hal itu, namun dari mereka pun terjadi penolakan terhadap apa yang kita suarakan. Bersyukur emosi buruh masih saat itu masih terkendali,” ucapnya.

Baca Juga:  Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81

“Buruh tidak minta muluk muluk ingin kaya raya, kalau kebutuhan dasar terpenuhi sebenarnya tidak ada masalah. Bayangkan upah tidak naik,  dua tahun terakhir ini, harga semuanya naik dan daya beli masyarakat tidak terukur lagi,” tambahnya.

Buruh memang bagian dari masyarakat Indonesia. 80 persen dari rakyat kita adalah buruh. “Kita akan terus melakukan upaya penolakan terhadap kebijakan kenaikan BBM ini, tapi catatan kita anti kekerasan. Sepanjang kebijakan itu menyengsarakan rakyat maka akan disuarakan,” tegasnya.

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

81 Pejabat Pemkot Palembang Dilantik, Pesan Tegas Ratu Dewa untuk Dua Kepala OPD hingga Jajaran…
Wamenkes Pacu Pemberantasan TB di Palembang, Ratu Dewa Pastikan Program Tepat Sasaran
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
Kasus Dugaan Narkoba Wakil Walikota Menggantung! Pengamat: Mana Komitmen DPRD Palembang?
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
Kabut Asap Karhutla “Meradang” di Palembang, Aktivis Rawang Bilang Pemerintah Gagal dalam Tata Kelola
Kabupaten OKU Timur Maksimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026 ‎
Perumda Pasar Palembang Jaya Gandeng PTBA Benahi Pasar Tradisional ‎

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:22 WIB

81 Pejabat Pemkot Palembang Dilantik, Pesan Tegas Ratu Dewa untuk Dua Kepala OPD hingga Jajaran…

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Wamenkes Pacu Pemberantasan TB di Palembang, Ratu Dewa Pastikan Program Tepat Sasaran

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Kasus Dugaan Narkoba Wakil Walikota Menggantung! Pengamat: Mana Komitmen DPRD Palembang?

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Kabut Asap Karhutla “Meradang” di Palembang, Aktivis Rawang Bilang Pemerintah Gagal dalam Tata Kelola

Berita Terbaru